Hadiri Grebek Stunting di Dua Kecamatan, Wabup Bassam Kasuba Disambut Dengan Tari Dendang

Selasa, 31 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Hasan Ali Bassam Kasuba Saat di Sambut dengan Tari Dendang, dalam Acara Grebek Stunting di Kecamatan Bacan, Desa Marabose (fg : Cecep)

Gambar : Hasan Ali Bassam Kasuba Saat di Sambut dengan Tari Dendang, dalam Acara Grebek Stunting di Kecamatan Bacan, Desa Marabose (fg : Cecep)

HALSEL, sibelanews.id – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melaksanakan program “Grebek Stunting” di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Bacan dan Kecamatan Bacan Timur, dilaksanakan pada hari Selasa (31/10/2023) dari jam 08.30 sampai 18.00 WIT.

Kegiatan Grebek Stunting di Kecamatan Bacan dipusatkan di Kantor Desa Marabose, sedangkan kegiatan di Kecamatan Bacan Timur dilaksanakan di Kantor Camat Bacan Timur di Desa Babang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halsel, Ibu Rifa’at Al Sa’adah, Kadis DP3AK Halsel, Camat, Koramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas, perwakilan Kemenag, Kepala-Kepala Desa, bidan-bidan Desa, dan Ibu-ibu kader PKK.

Kedatangan Wakil Bupati Halsel disambut dengan tari Dendang asal Bacan. Ba Dendang Cobo Lala adalah tradisi rumpun Melayu yang telah ada berabad-abad lamanya, seiring perjalanan peradaban Kesultanan Bacan sejak masih berada di Limau Sigara Kasiruta. Nama karya seni budaya Ba Dendang Cobo Lala terdiri dari empat kalimat yang berasal dari Bahasa Bacan, Ba adalah kalimat awalan yang menunjukkan perilaku, Dendang adalah bernyanyi, Cobo artinya menyatukan, dan Lala artinya perasaan yang halus.

Wabup Halsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mengurangi angka stunting di Indonesia, maka Kami selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, mengajak seluruh pihak untuk ikut bergotong royong, saling bahu membahu untuk dapat bekerjasama dalam usaha percepatan penurunan angka Stunting di Indonesia, terkhusus lagi di Kabupaten Halmahera Selatan.

Baca Juga :  Wagub Sematkan Penghargaan Pancawarsa Pramuka, Ikbal Hi. Mustafa Terima Penghargaan atas Pengabdian
Gambar : Saat Kegiatan Grebek Stunting di Kecamatan Bacan Timur, Desa Babang (fg : Cecep)

Kata Wabup Halsel, Salah satu masalah utama dalam mewujudkan target Kita dalam mencapai generasi emas pada tahun 2045 adalah masih tingginya kasus Stunting di Negeri ini. Maka untuk merespon permasalahan tersebut, dibentuk tim yang komprehensif yang terdiri dari para stakeholder, sehingga penanganan permasalahan ini dapat menjadi  lebih maksimal karena adanya koordinasi lintas instansi di dalamnya.

“Hari ini kita melaksanakan Grebek Stunting dengan agenda penyampaian materi yang bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat. Harapan kami, dengan diadakannya kegiatan hari ini dapat menumbuhkan semangat dalam diri kita semua, agar apa yang menjadi harapan kita semua, yaitu Halmahera Selatan yang bebas dari kasus Stunting dapat terwujud. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kerjasama, terutama melalui  Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dari tingkat Desa sampai ke tingkat Kabupaten”, ucap Wabup Bassam Kasuba.

Orang nomor dua di Halsel itu berharap karena yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari Kades, BPD, Camat, Kader, dan para kader PKK, maka informasi yang ada tidak berhenti sampai  di sini, melainkan dapat disampaikan dan disebarluaskan di tengah-tengah masyarakat untuk mengidentifikasi sejak dini mana ibu-ibu hamil, menyusui, dan anak yang kekurangan gizi atau terindikasi stunting.

“Intervensi bukan hanya perlu dilakukan oleh pihak Puskesmas Desa, melainkan perlu dimulai dari lingkup keluarga itu sendiri, karena sampai saat ini pemahaman mengenai asupan yang bergizi masih minim di tengah masyarakat, sehingga masih banyak ditemukan kasus orang tua yang memberikan makanan-makanan yang tidak sehat kepada anak dan balita”, ujarnya. (Red/alif)

Redaksi: Ahmad Ali Fikri Salim

Berita Terkait

APBD Perubahan Dikebut, Sekda Halsel Minta OPD Jangan Keluar Daerah
Ikbal Hi. Mustafa Wakili Mabicab dan Ketua Kwarcab Halsel Terima Penghargaan Melati dan Darmabakti
Wagub Sematkan Penghargaan Pancawarsa Pramuka, Ikbal Hi. Mustafa Terima Penghargaan atas Pengabdian
Hari Ini, 25 Penghargaan Pramuka Diterima Kwarcab Halsel
Satlantas Halsel Catat 496 Tilang, Pelanggaran Helm Mendominasi
95 Perusahaan Ikut Tender, Pembangunan BLK Halsel Ditargetkan Rampung Mei 2027 
Pemprov Malut Fokus Kawasan Industri, Jalan Gane Justru Terbengkalai
PSDKP Sebut Pemanfaatan Ruang Laut Harita di Kawasi Berizin, Aksi Demo Diminta Taat Hukum

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:27 WITA

APBD Perubahan Dikebut, Sekda Halsel Minta OPD Jangan Keluar Daerah

Sabtu, 5 September 2026 - 18:17 WITA

Ikbal Hi. Mustafa Wakili Mabicab dan Ketua Kwarcab Halsel Terima Penghargaan Melati dan Darmabakti

Sabtu, 5 September 2026 - 16:38 WITA

Wagub Sematkan Penghargaan Pancawarsa Pramuka, Ikbal Hi. Mustafa Terima Penghargaan atas Pengabdian

Sabtu, 5 September 2026 - 14:36 WITA

Hari Ini, 25 Penghargaan Pramuka Diterima Kwarcab Halsel

Sabtu, 5 September 2026 - 12:19 WITA

Satlantas Halsel Catat 496 Tilang, Pelanggaran Helm Mendominasi

Berita Terbaru

Gambar : Sekda Halsel Saat Pimpin Apel.

Berita Terkini

APBD Perubahan Dikebut, Sekda Halsel Minta OPD Jangan Keluar Daerah

Senin, 7 Sep 2026 - 08:27 WITA

Gambar : Istimewa

Berita Terkini

Hari Ini, 25 Penghargaan Pramuka Diterima Kwarcab Halsel

Sabtu, 5 Sep 2026 - 14:36 WITA

Gambar : Kasat Lantas Halsel.

Advertorial

Satlantas Halsel Catat 496 Tilang, Pelanggaran Helm Mendominasi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 12:19 WITA