HALSEL, MALUKU UTARA — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus mendorong peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat melalui pembangunan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Balai Latihan Kerja (BLK).
Pembangunan fasilitas pelatihan vokasi yang berlokasi di Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan, tersebut kini memasuki tahapan kontrak setelah proses tender yang dilaksanakan melalui Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan pemenang pada akhir Agustus 2026.
Kepala Disnakertrans Halsel, Dr. Daud Djubedi, SH., LL.M., mengatakan proses tender pembangunan UPTP BLK Halsel diikuti sekitar 95 perusahaan.
“Penetapan pemenang sudah dilakukan pada akhir Agustus kemarin. Kurang lebih 95 perusahaan mengikuti proses tender dan tendernya di Kementerian Tenaga Kerja,” ujar Daud kepada Sibelanews.id, Sabtu (5/9/2026).
Daud menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan proses pelelangan pembangunan UPTP BLK Halsel. Dalam kegiatan itu, ia didampingi Kepala Bidang PKP2 Trans serta dua staf Disnakertrans Halsel.
Menurutnya, pembangunan UPTP BLK Halsel juga mendapat pengawasan dari Bank Dunia melalui Direktorat Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPKVP) Kementerian Ketenagakerjaan.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan fasilitas pelatihan vokasi berjalan sesuai ketentuan dan proses yang telah ditetapkan.
Daud menjelaskan, September 2026 menjadi tahapan penyelesaian administrasi proyek, termasuk penandatanganan kontrak hingga dimulainya pekerjaan. Sementara mobilisasi alat berat ke lokasi pembangunan ditargetkan mulai dilakukan pada Oktober 2026.
“Bulan September ini proses administrasinya, baik tanda tangan kontrak hingga kontrak berjalan. Pengangkutan alat-alat berat mulai diangkut pada Oktober,” jelasnya.
Untuk pekerjaan fisik, pembangunan UPTP BLK Halsel ditargetkan rampung pada Mei 2027. Sementara proses serah terima akhir atau final handover ditargetkan berlangsung pada Desember 2027.
Kehadiran BLK tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Halsel terhadap pelatihan kerja sekaligus meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Adapun fasilitas yang akan dibangun mencakup Gedung Kantor serta sejumlah workshop, masing-masing Workshop Bahasa, Processing, Elektronika, Listrik, Las, Otomotif, Perikanan, Pertanian, dan Manufaktur.
Selain gedung dan fasilitas pelatihan, pembangunan juga meliputi jalan keliling, saluran keliling, pagar keliling, serta pintu gerbang sebagai bagian dari penataan kawasan UPTP BLK Halmahera Selatan.
Dengan fasilitas pelatihan yang lebih lengkap, pembangunan UPTP BLK Halsel diharapkan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.
Fasilitas ini juga diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pencari kerja, untuk memperoleh keterampilan yang dapat meningkatkan daya saing serta mendukung kebutuhan tenaga kerja berdasarkan potensi daerah.
(Slm)
Editor : Alif
















