HALSEL, MALUKU UTARA — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Mandiri Labuha mewisuda 44 peserta Program Pendidikan Satu Tahun jurusan Ilmu Komputer dan Bahasa Mandarin di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Kamis (3/9/2026).
Dari total 44 peserta yang diwisuda, sebanyak 32 orang merupakan lulusan jurusan Ilmu Komputer, sedangkan 12 lainnya berasal dari program Bahasa Mandarin.
Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi LPK Bina Mandiri karena program Bahasa Mandarin untuk pertama kalinya dibuka sekaligus meluluskan peserta didik di Kabupaten Halmahera Selatan.
Acara wisuda turut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Direktur LPK Bina Mandiri Dr. Zunaidi Salmin, S.Kom., dosen Sastra Inggris Gintang Mahadjidun La Oni, M.Ed., para dosen pembimbing, orang tua wisudawan, serta alumni LPK Bina Mandiri.
Direktur LPK Bina Mandiri Labuha, Dr. Zunaidi Salmin, mengatakan lembaga yang dirintis sejak 2014 tersebut terus menyesuaikan program pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, pembukaan program Bahasa Mandarin merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu memanfaatkan peluang kerja yang muncul seiring berkembangnya investasi di Halmahera Selatan.
Zunaidi menyebut kemampuan Bahasa Mandarin memiliki prospek yang cukup besar, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga penerjemah di sejumlah perusahaan.
Ia berharap lulusan lokal tidak hanya mengisi pekerjaan pada level bawah, tetapi juga mampu menduduki posisi profesional dengan penghasilan yang layak.
“Kami ingin putra-putri Halmahera Selatan menjadi prioritas untuk mengisi posisi penting dengan gaji yang layak, bukan sekadar pekerja kasar,” tegas Zunaidi.
Selama sekitar 12 tahun beroperasi, LPK Bina Mandiri disebut telah mencetak sekitar 6.000 alumni. Untuk meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, lembaga tersebut juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan terkait rencana program magang selama dua bulan.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin mengapresiasi langkah LPK Bina Mandiri dalam meningkatkan kapasitas SDM daerah.
Helmi menilai penguasaan teknologi digital dan bahasa asing menjadi semakin penting di tengah perkembangan investasi dan kebutuhan tenaga kerja di Halmahera Selatan.
Di tengah prosesi wisuda, kisah salah satu lulusan terbaik, Delovri, turut menjadi perhatian. Ia mengaku terkejut sekaligus bahagia setelah namanya diumumkan sebagai salah satu penerima penghargaan lulusan terbaik.
Selama mengikuti pendidikan, Delovri memanfaatkan berbagai sumber belajar, termasuk video edukasi di TikTok dan materi pembelajaran daring. Ia juga mengaku terus menjaga ketekunan dan konsistensi dalam belajar.
Perjalanan pendidikannya tidak mudah. Delovri harus menempuh perjalanan dari Panambuang untuk mengikuti pendidikan. Di saat yang sama, ia juga harus menghadapi kondisi keluarga setelah ayahnya meninggal dunia.
Dukungan sang ibu, Rosana Trisna Kastilo, yang juga merupakan alumni LPK Bina Mandiri, menjadi salah satu sumber semangat bagi Delovri untuk menyelesaikan pendidikannya.
Rosana mengaku bangga melihat pencapaian putranya. “Saya sangat bahagia. Anak ini sangat tekun belajar sehingga akhirnya membuahkan hasil yang baik,” ujarnya.
Delovri berharap ilmu yang diperolehnya selama mengikuti pendidikan dapat menjadi bekal untuk segera bekerja di bidang komputer. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dosen dan keluarga yang telah memberikan dukungan hingga dirinya berhasil menjadi salah satu lulusan terbaik LPK Bina Mandiri Labuha. (Slm)
Editor : Alif
















