Pernyataan Husen Said Tidak Sesuai Realitas, Bupati Hi. Usman Sidik : Semua Di Sampaikan Itu Kebohongan

Rabu, 8 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Hi. Usman Sidik Bupati Kabupaten Halmahera Selatan.

Foto : Hi. Usman Sidik Bupati Kabupaten Halmahera Selatan.

HALSEL, SibelaNews.id – Dalam dialok yang dilakukan Barisan Muda Salawaku (BMS) Kabupaten Halmahera Selatan, yang mengundang beberapa Narasumber salah satunya mantan anggota DPRD Husen Said, dalam pernyataannya menyampaikan yang tidak benar dan tidak sesuai realitas, akhirnya Bupati Halsel, Hi. Usman Sidik datang dan lakukan bantahan atau klarifikas. Selasa (07/09/2021)

Dialog bertema “Potret 100 Hari Kerja Usman-Bassam” menghadirkan pembicara Politisi Partai Gelora Husen Said, Ketua tim smart city Syamsuddin Abas, Kabid Sosbud Bappeda Yudi Eka Prasetia yang di pandu oleh Berly Marten berlangsung di Caffe Fatimah Selasa (07/9/2021) malam mulai pukul 21.00 WIT, dalam dialog tersebut berjalan alot paska pemateri yang disampaikan Husen Said sedikit paparkan kebijakan pemerintahan Bupati Usman-Bassam.

Diksempatan itu, Husen Said paparkan konsep capaian program 100 hari kerja yang dijalankan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat, bahkan tidak sesuai fakta dan realitas, Husen juga mengumbar janji kampanye Bupati untuk datangkan anggaran 7 triliun dari pusat untuk membangun Halsel.

Selain itu, Husen juga mempertanyakan soal program smart city yang ditetapkan di Ibukota Labuha Bacan dengan nada menantang Bupati Halsel Usman untuk menjawab itu.

Diam diam Bupati Halsel Usman Sidik, menyaksikan dan mengutip pernyataan Husen Said yang terkesan melenceng dari program 100 hari kerja dan program smart city lewat siaran langsung yang disiarkan oleh Saudara Asrula (Sespri) kemudian Bupati bergerak dari kediaman menuju lokasi acara dialog untuk mengklarifikasi ucapan Husen Said itu terkesan amburadul.

Dikatakan Bupati, ia tidak pernah menyampaikan dalam masa kampanye mendatangkan uang sebesar Rp 7 Triliun. “Perlu diluruskan, saya tidak berjanji seperti yang dituduhkan saudara Husen, itu tidak benar, soal 7 triliun itu hanya membandingkan APBD 5 tahun (satu periode) hanya sekitar 7 triliun lebih, mestinya pemda mampu akses ke pusat untuk mendorong APBD Halsel lebih meningkat untuk membangun negeri Saruma,” tutur Usman dihadapan Said dan para tamu OKP yang ikut hadir dalam dialog.

Baca Juga :  Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan

Selain itu Usman juga menjelaskan program smart city dihadapan Husen yang disaksikan sejumlah pengurus BMS dan tamu undangan. Konsep Smart City itu merupakan program strategis melalui sistem aplikasi teknologi informasi untuk memudahkan pelayanan masyarakat sebagai solusi menjadikan Ibukota Labuha sebagai kota pintar (Smart City).

Ditambahkan Usman, saya mengapresiasi dialog yang dilaksanakan BMS, namun apa yang dituduhkan Husen itu bentuk fitnah karena merasa dengki dan balas dendam, sehingga saya hadir meluruskan yang sebenarnya. “Apa yang disampaikan Husen itu fitnah, dendam dan dengki, apalagi dia bukan anggota DPRD aktif bahkan diluar dari pemerintahan sehingga tidak paham program yang dikonsepkan,” tutur Usman kepada Ketua BMS Sarwin Hi Hakim.

Pantauan Haliyora, pukul 22.20 WIT acara dialog itu sempat memanas bahkan adu argumen antara Bupati Usman Sidik dan Husen Said hampir tidak bisa dibendung, setelah itu dialog dihentikan karena mengumpulkan masa terlalu banyak bahkan Satgas covid membubarkan massa dialog karena tidak ada izin acara dialog yang dikeluarkan Satgas.

Diketahui dialog digelar, Barisan Muda Salawaku Halsel hanya melayangkan surat pemberitahuan kepada Polres Halsel namun tidak mengantongi izin Satgas Covid-19 sehingga dialog dihentikan petugas Satgas karena terjadi kerumunan. (tim/red)

Berita Terkait

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik
Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora
20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup
Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan
Halsel Raih GM-DTGI Award 2026, Bupati Bassam Kasuba Bakal Terima Penghargaan di Jogja
Rp278 Miliar DBH Halsel Masih Tertahan, Farid: Kami Tunggu Kepastian Gubernur Sherly
Disiplin Dewan Disorot! Paripurna APBD 2027 Halmahera Selatan Molor hingga Pukul 16.48 WIT
Persikindo Jadi Rumah Perempuan Pengusaha, Rifa’at Bassam: Ekonomi Bisa Tumbuh dari Rumah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:14 WITA

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Selasa, 3 November 2026 - 21:07 WITA

Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora

Selasa, 3 November 2026 - 19:18 WITA

20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup

Selasa, 3 November 2026 - 16:05 WITA

Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan

Senin, 2 November 2026 - 20:54 WITA

Halsel Raih GM-DTGI Award 2026, Bupati Bassam Kasuba Bakal Terima Penghargaan di Jogja

Berita Terbaru

Gambar : Pantai UMKM Melenial.

Berita Terkini

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:14 WITA