HALSEL, MALUKU UTARA — Rapat paripurna DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027 mengalami keterlambatan hampir tujuh jam. Rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIT itu baru dimulai pada pukul 16.48 WIT akibat belum terpenuhinya kuorum anggota dewan.
Hingga pukul 13.00 WIT, jumlah anggota DPRD yang hadir belum memenuhi persyaratan kuorum. Situasi tersebut membuat sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda hingga lembaga vertikal memilih meninggalkan lokasi karena belum ada kepastian pelaksanaan rapat.
Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin, bahkan baru tiba sekitar pukul 15.00 WIT setelah mendapat kepastian bahwa rapat paripurna tetap dilaksanakan.
Setelah menunggu berjam-jam, rapat akhirnya dibuka pada pukul 16.48 WIT dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Halsel, Muslim Hi. Rakib. Sebanyak 16 anggota DPRD yang hadir dinyatakan telah memenuhi ketentuan kuorum sehingga agenda dapat dilanjutkan.
Sebelum membuka rapat, Muslim menjelaskan bahwa ketidakhadiran sejumlah anggota dewan disebabkan agenda kegiatan partai di luar daerah, urusan keluarga, serta kepentingan pribadi.
Di tengah sorotan atas keterlambatan tersebut, Muslim membantah adanya polemik internal DPRD yang menjadi penyebab tertundanya rapat. Ia menegaskan komunikasi antarlembaga maupun antaranggota dewan tetap berjalan baik selama proses pembahasan KUA-PPAS.
“Secara kelembagaan kita di DPRD aman-aman saja, baik itu komunikasi. Karena tahapan mulai rancangan sampai finishing KUA-PPAS itu kita kuorum,” jelasnya.
Meski demikian, Muslim mengakui jadwal penandatanganan kesepakatan KUA-PPAS yang semula direncanakan pada 16 Oktober 2026 harus dijadwalkan ulang untuk menyamakan pandangan. Ia juga tidak menampik bahwa tahapan tersebut mengalami keterlambatan jika mengacu pada ketentuan waktu yang berlaku.
Kendati demikian, DPRD bersama pemerintah daerah tetap menargetkan pengesahan APBD 2027 dapat diselesaikan sebelum 30 November 2026. “Memang kita masih punya waktu satu bulan, jadi kita akan maraton,” pungkas Ketua DPC PKB Halsel tersebut. (Slm)
Editor : Alif
















