HAL-SEL, SibelaNews.id – Atas peduli umat dan sesama umat muslim, M. Toriq Kasuba melaksanakan safari Ramadhan dan pembagian Al-Qur’an dibeberapa Desa di Pulau Makean, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Minggu (10/05/2021).
Dalam Tausiyahnya di Masjid Nurul Hairat, Desa Soma, Ustat M. Toriq Kasuba Lc., MA, menyampaikan, bulan Ramadhan akan segera berakhir beberapa hari lagi. Selama satu bulan menjalani ibadah puasa, pastinya umat muslim telah mendapatkan banyak keutamaan, salah satunya adalah harapannya menjadi orang yang lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya.
Puasa seperti disyariatkan oleh Allah swt kepada hamba-Nya dapat mengubah diri kita menjadi pribadi bertaqwa. Sebagaimana yang termaktub dalam ayat wajibnya puasa, “La‘allakum tattaqūn”, (QS. 2:183). Inilah yang menjadi prestasi seorang hamba.
“Taqwa ini merupakan harapan, dalam artian, dengan puasa kita menjadi bertaqwa, bukan hanya ketika berpuasa, tapi secara terus menerus, untuk bulan-bulan dan tahun-tahun berikutnya. Taqwa juga merupakan predikat yang harus diupayakan tiap hamba”ucap ustat Toriq
Menjadi menarik untuk dicermati, taqwa memang bukan predikat yang bisa kita dapatkan dengan berpangku tangan, sekadar berharap dari Allah swt., tapi ia harus dikejar oleh seorang hamba, dengan niat tulus, ibadah yang sungguh-sungguh, dan mengaplikasikan nilai-nilainya dalam hidup sehari-hari.
Toriq Kasuba juga menyinggung zakat fitrah dapat dikeluarkan di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan, sebelum waktu salat Idulfitri. Hal inilah yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan sedekah-sedekah lainnya. Sebagaimana tercantum pada hadis Rasulullah shalallahu alaihi wassalam:
“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum salat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah salat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud). Kata anak Gubernur Malut itu
Ustat Toriq bilang, Lailatul Qadar adalah malam yang dinanti-nantikan umat Muslim. Malam tersebut adalah malam mulia yang dinantikan setiap 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Lailatul Qadar ini dikatakan lebih baik dari pada seribu bulan, sebagaimana diterangkan Allah dalam firmannya Al-Quran surat Al-Qadar. Lailatul Qadar akan datang pada malam ganjil di bulan Ramadhan. Ada tanda-tanda khusus hadirnya malam Lailatul Qadar, malam tersebut sangat spesial lantaran penuh dengan keberkahan Ramadhan 1442 Hijiriyah. Tanda-tanda tersebut dapat dirasakan manusia.
Dalam ayat yang menjelaskan Lailatul Qadar ada dalam surat Al Qadr, yang artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?, Malam kemuliaan itu lebih baik dari pada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan” tuturnya
Tambanya, perumpamaan dari Lailatul Qadar adalah, jika dulu Jibril membawa wahyu dan berhasil membuat hidup Nabi Muhammad menjadi manusia yang lebih baik, maka orang yang mendapatkan syafaat Lailatul Qadar pun demikian. Hidupnya akan senantiasa terbimbing sebagaimana yang didapatkan Nabi Muhammad SAW dulu.
“Intinya, ayat ini memberikan pemahaman bahwa Allah SWT memerintahkan kepada umat Muslim bahwa di dalam bulan Ramadhan, ada satu malam yang mulia yang disebut Lailatul Qadar” tutupnya M. Toriq Kasuba Lc., MA
Tak terasa Ramadhan tahun ini akan segera berakhir. Manfaatkan waktu di bulan puasa yang tersisa dengan sebaik-baiknya. (Lif/Red)
















