PAD Halmahera Selatan Tembus Rp175 Miliar, BPKAD Optimis Lampaui Target

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halsel, Muhammad Nur.

Gambar : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halsel, Muhammad Nur.

HALSEL — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) hingga periode Januari–Agustus 2025 mencapai Rp175 miliar. Angka ini menunjukkan capaian positif di tengah upaya peningkatan kemandirian fiskal daerah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halsel, Muhammad Nur, menjelaskan bahwa target awal PAD tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp215 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp249 miliar lebih dalam APBD Perubahan 2025.

“PAD Halmahera Selatan saat ini telah terealisasi sebesar Rp175 miliar lebih dari target awal Rp215 miliar,” ujar Muhammad Nur saat ditemui, Rabu (8/10/2025).

Ia menerangkan, sumber utama PAD Halsel berasal dari pajak daerah dan retribusi, khususnya dari kegiatan usaha serta pemanfaatan fasilitas milik pemerintah daerah.

“Pendapatan kita didominasi oleh pajak, disusul retribusi. Polanya memang seperti itu setiap tahun,” jelasnya.

Meski capaian saat ini masih berada di kisaran 70 persen dari target akhir, pihaknya optimistis target PAD tahun 2025 sebesar Rp249 miliar lebih dapat tercapai bahkan terlampaui. Keyakinan itu didukung oleh kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terus menggenjot berbagai objek pendapatan daerah.

“Kalau melihat tren saat ini, kami optimis bisa melampaui target. OPD pengelola PAD masih terus menggarap potensi yang ada hingga akhir tahun,” ujarnya.

Muhammad Nur menambahkan, seluruh penerimaan dari pajak dan retribusi disetor langsung ke kas daerah, yang kemudian dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program pembangunan.

“Dana yang masuk ke kas daerah digunakan untuk mendukung sektor prioritas, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Karena itu uang masyarakat, maka dikembalikan dalam bentuk program pembangunan,” tandasnya. (red)

Baca Juga :  Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora

Berita Terkait

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik
Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora
20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup
Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan
Halsel Raih GM-DTGI Award 2026, Bupati Bassam Kasuba Bakal Terima Penghargaan di Jogja
Rp278 Miliar DBH Halsel Masih Tertahan, Farid: Kami Tunggu Kepastian Gubernur Sherly
Disiplin Dewan Disorot! Paripurna APBD 2027 Halmahera Selatan Molor hingga Pukul 16.48 WIT
Persikindo Jadi Rumah Perempuan Pengusaha, Rifa’at Bassam: Ekonomi Bisa Tumbuh dari Rumah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:14 WITA

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Selasa, 3 November 2026 - 21:07 WITA

Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora

Selasa, 3 November 2026 - 19:18 WITA

20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup

Selasa, 3 November 2026 - 16:05 WITA

Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan

Senin, 2 November 2026 - 20:54 WITA

Halsel Raih GM-DTGI Award 2026, Bupati Bassam Kasuba Bakal Terima Penghargaan di Jogja

Berita Terbaru

Gambar : Pantai UMKM Melenial.

Berita Terkini

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:14 WITA