HALSEL, SibelaNews.id – Remaja Masjid Desa Mano, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melaksanakan Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1442 H, dengan menganggkat tema, “melalui peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Mari Kita Perbaiki Silahturrahmi”. pada Kamis (03/12/2020). Masyarakat Desa Mano mengharapkan Tausiyah Maulid Nabi besa Muhammad SAW di sampaikan oleh Ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba.
Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1442 H, di hadiri oleh kepala Desa Loleo dan kepala Desa Mano, serta pemerinta Desa, tokoh Agama, seluruh masyarakat serta pemuda pemudi Desa Mano. Kegiatan Maulid juga di isi sholawat yang di pandu oleh ibu – ibu majelis ta’’alim Desa Mano, berjalan penuh hikmad dan Meriah.
Ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba, saat menyampaikan tausiah maulid Nabi di depan ratusan jamah bahwa, alhamdulillah satu kehormatan besar, saat di berikan kesempat menyampaikan tausiyah maulid pada siang hari ini, sebenarnya kemarin tetapi karena cuaca tidak bersahabat.
“Alhamdulillah biar peringatan maulid ini tertunda tetapi tidak mengurangi antusias masyarakat, karena gembira memperingati maulid Nabi besar Muhammad SAW. tertundanya acara ini karena bagian dari rencana Allah untuk lebih merindukan Nabi besar Muhammad SAW” kata mantan Bupati Halsel dua periode itu.
Melalui maulid ini adalah bagian dari silahturrahmi kita, Karena silahturrahmi itu mempermuda rizki dan memperpanjang umur.
“Hari ini, penuh hikmad, seluruh masyarakat bersolawat kepada Nabi besar Muhammad karena masyarakat Desa Mano memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW ini bagian dari mengingat kembali bagimana keteladanan seorang Nabi besar Muhammad SAW” ucap Ustat MK

Ustat MK menyampaikan, tausiyah maulid kita malam ini, mengatakan banyak orang yang mengabaikan silaturahim padahal dalam agama Islam adalah salah satu amalan mulia dan kewajiban dalam agama. Banyak ayat Al Qur’an dan hadits yang menyuruh kita untuk menyambung tali silaturahim, utamanya dimulai dari dalam keluarga.
Menjalin silaturahmi dengan keluarga, teman, kerabat, tetangga dan orang di sekitar merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian dengan sesama. “Intinya adalah saling mendoakan untuk kebaikan, tidak boleh ada dendam dan amarah,”ucapnya Ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba
MK juga bilang, Gembira dan meriah yang saat menjemput ustut di jambatan yang bagitu banyak orang, bukan karena menjemput Ustat Muhammad Kasuba tapi gembira karena memperingati hari lahir Nabi besar Muhammad SAW.
“Kita cuek dan sudah meningalkan dan tidak peduli lagi Maulid sehingga, kita merasakan kekuarang dalam urusan dan merasah sulit dalam semua urusan, sehingga mari kita merenungi dan tetap melaksanakan maulid Nabi besar Muhammad SAW” tuturnya
Dr. Hi. Muhammad Kasuba dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamah melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam. Karena “cerminan kita dalam kehidupan adalah kecintaan kita kepada Allah SWT, dengan cara melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam, sehingga mari kita membersikan diri dengan menunaikan sholat 5 waktu”,ucapnya MK dengan nada yang indah
MK juga menyinggun soal pemimpi yang baik menurutnya adalah pemimpin yang melaksanankan perintah Allah salah satunya Sholat dan berbuat yang baik kepada masyarakat, kalau pemimpin yang baik maka melahirkan masyarakat yang baik, pemimpin yang beriman insah Allah masyarakat juga beriman pula.
“Apabila suatu daerah pemimpin dan rakyatnya baik, maka insah Allah. Allah akan menurunkan nikmat yang ada di langit dan mengangkat nikmat yang ada di bawah bumi, sehingga daerah itu makmur”tutupnya Dr. Hi. Muhammad Kasuba, (red)
















