HALSEL — Pemerintah Desa Sekely, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, terus menggenjot pembangunan infrastruktur desa. Salah satu proyek prioritas yang kini hampir rampung adalah pembangunan Jembatan Tani, sebagai sarana pendukung utama aktivitas masyarakat petani.
Proyek jembatan dengan ukuran 19 x 3 meter ini dibangun menggunakan anggaran ketahanan pangan desa tahun 2025 senilai Rp160 juta, dan kini telah mencapai sekitar 80 persen progres penyelesaian.
Pantauan di lapangan pada Jumat (24/10/2025) menunjukkan struktur utama jembatan telah berdiri kokoh melintasi sungai, memperlihatkan bentuk yang hampir sempurna. Fondasi dan pilar utama telah selesai, sementara sebagian besar lantai jembatan dan pagar pengaman tengah dalam proses penyelesaian.
Meski material konstruksi masih tampak di sekitar lokasi, suasana kerja berjalan penuh semangat. Warga pun terlihat antusias meninjau perkembangan pembangunan yang dinilai membawa harapan baru bagi aktivitas pertanian di desa.
Kepala Desa Sekely, Malik Hi. Daud, S.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas progres pembangunan yang berjalan lancar dan sesuai target.
“Alhamdulillah, pengerjaan Jembatan Tani ini sudah mencapai 80 persen. Kita bisa melihat sendiri bentuk jembatan yang sudah semakin nyata. Ini semua berkat kerja keras tim dan dukungan dari seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sisa pekerjaan meliputi penyelesaian lantai jembatan, pemasangan pagar pengaman, serta penataan area sekitar jembatan agar lebih aman dan nyaman digunakan.
Sementara itu, Om Saptu, salah satu petani setempat, mengungkapkan rasa gembiranya melihat jembatan hampir selesai dibangun.
“Dulu, setelah banjir bandang, kami sangat kesulitan mengangkut hasil panen. Sekarang, melihat jembatan ini hampir jadi, semangat kami kembali membara. Kami tidak sabar untuk segera bisa menggunakannya,” tuturnya.
Warga lainnya juga berharap agar sisa pekerjaan dapat diselesaikan dengan kualitas terbaik.
“Progresnya sangat bagus dan cepat. Kami berharap hasil akhirnya benar-benar kuat dan awet, agar bisa digunakan untuk waktu yang lama,” ungkap salah satu warga.
Dengan rampungnya Jembatan Tani ini, Pemerintah Desa Sekely berharap akses transportasi hasil pertanian dapat kembali lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
(Tim)
















