HALSEL, SibelaNews.id – Masyarakat Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melaksanakan Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1442 H, dengan menganggkat tema, “Melalui Peringatan Maulid, Kita Kokohkan Kembali Tali Silahturrahmi dan kekeluargaan”. pada Jum’at (20/11/2020) pukul 20.30 wit. Masyarakat Desa Bibinoi mengharapkan Tausiyah Maulid Nabi besa Muhammad SAW di sampaikan oleh Ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba.
Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1442 H, di hadiri oleh Calon Wakil Bupati Halsel Bassam Kasuba, Ustat, Ustajah, seluruh santri, tokoh Adat, tokoh Agama, dan seluruh masyarakat serta tamu undangan. Kegiatan Maulid juga di isi sholawat yang di pandu oleh ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba, berjalan penuh hikmad
Ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba, saat menyampaikan tausiah maulid Nabi di depan ratusan jamah bahwa, alhamdulillah satu kehormatan besar, saat di berikan kesempat menyampaikan tausiyah ini, maulid malam ini bagian dari silahturrahmi kita, Karena silahturrahmi itu mempermuda rizki dan memperpanjang umur.
“Malam ini, malam yang penuh hikmad, seluruh masyarakat bersilawat kepada Allah karena masyarakat Desa Bibinoi melaksanakan Maulid Nabi besar Muhammad SAW ini bagian dari mengingat kembali bagimana keteladanan seorang Nabi besar Muhammad SAW” kata Ustat MK
Ustat MK menyampaikan, tausiyah maulid kita malam ini, mengatakan banyak orang yang mengabaikan silaturahim padahal dalam agama Islam adalah salah satu amalan mulia dan kewajiban dalam agama. Banyak ayat Al Qur’an dan hadits yang menyuruh kita untuk menyambung tali silaturahim, utamanya dimulai dari dalam keluarga.

Menjalin silaturahmi dengan keluarga, teman, kerabat, tetangga dan orang di sekitar merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian dengan sesama. “Intinya adalah saling mendoakan untuk kebaikan, tidak boleh ada dendam dan amarah,”ucapnya Ustat Dr. Hi. Muhammad Kasuba
Sayangnya, meskipun silaturahmi memiliki banyak keutamaan tidak sedikit orang yang meninggalkannya. Menyepelekan bersilaturahmi bukanlah hal yang baik. Meskipun orang yang kita kunjungi berbuat zhalim, melakukan fitnah atau memiliki sifat sombong kepada kita namun tetap saja kita harus menjalin tali silaturahmi yang baik sedangkan orang yang memutuskan silaturahmi tidak hanya berdosa besar juga terancam tidak bisa masuk surga.
“Sesungguhnya ancaman Allah terhadap pemutus tali silaturahmi benar-benar serius. Nah mulailah menjaga, menyambung silaturahmi dengan keluarga hingga akhirnya dengan masyarakat luas karena akan selalu dinaungi rahmat Allah SWT,” kata Ustad MK
Dr. Hi. Muhammad Kasuba dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamah melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam. Karena “cerminan kita dalam kehidupan adalah kecintaan kita kepada Allah SWT, dengan cara melaksanakan sholat 5 waktu sehari semalam, sehingga mari kita membersikan diri dengan menunaikan sholat 5 waktu”,ucapnya MK dengan nada yang indah
MK juga menyinggun soal pemimpi yang baik menurutnya adalah pemimpin yang melaksanankan perintah Allah salah satunya Sholat dan berbuat yang baik kepada masyarakat, kalau pemimpin yang baik maka melahirkan masyarakat yang baik, pemimpin yang beriman insah Allah masyarakat juga beriman pula.
“Apabila suatu daerah pemimpin dan rakyatnya baik, maka insah Allah. Allah akan menurunkan nikmat yang ada di langit dan mengangkat nikmat yang ada di bawah bumi, sehingga daerah itu makmur”tutupnya Dr. Hi. Muhammad Kasuba, (red)
















