HALSEL – Sunatan massal adalah bentuk nyata dari implementasi ajaran agama Islam, di mana nilai-nilai kebaikan bukan hanya dibicarakan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata. Acara bakti sosial seperti ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi penerima manfaat, tetapi juga berkah bagi mereka yang terlibat dalam penyelenggaraannya.
Hal ini disampaikan oleh Dr. Muhammad Kasuba, MA, saat memberikan sambutan dalam acara sunatan massal yang berlangsung di Posko Pemenangan MK-BISA, Kelurahan Maliaro, pada hari Ahad, 22 September 2024. Dalam sambutannya, Muhammad Kasuba menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen nyata dari tim pemenangan MK-BISA kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian MK-BISA, semoga tidak hanya berakhir sampai di sini, namun akan ada aksi-aksi sosial lainnya,” ucap Muhammad Kasuba dengan penuh harapan agar kegiatan-kegiatan sosial seperti ini bisa terus berlanjut. Ia menyoroti pentingnya aksi nyata dalam membantu masyarakat, terutama di kalangan yang kurang mampu.
Lebih lanjut, Dr. Muhammad Kasuba, MA, menjelaskan bahwa khitan atau sunat merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam, yang menjadi tanggung jawab orang tua untuk dilaksanakan. Namun, ia menyadari bahwa bagi sebagian kelompok masyarakat, terutama yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas, khitan masih bisa dianggap sebagai ritual yang mahal. Oleh karena itu, kegiatan seperti sunatan massal ini sangat penting untuk membantu meringankan beban mereka.
“Semoga mereka setelah dikhitan mendapatkan pendidikan yang baik serta diberikan nilai keimanan dan ketakwaan yang kuat, dan menjadi anak yang sholeh,” tambahnya. Ia juga berharap agar anak-anak yang telah dikhitan bisa tumbuh menjadi generasi yang berbakti kepada orang tua, taat beragama, dan berguna bagi bangsa.
Sementara itu, Sarifani, selaku panitia acara, turut menyampaikan bahwa acara sunatan massal ini diselenggarakan di Posko Pemenangan MK-BISA dengan jumlah peserta sebanyak 100 anak. Menurutnya, kegiatan ini adalah bagian dari komitmen tim MK-BISA untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, terutama bagi keluarga-keluarga yang kurang mampu. Selain sunatan massal, posko juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Posko MK-BISA akan melakukan sunatan tiap pekan jika peserta cukup dan ditambahkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkap Sarifani. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak akan berhenti pada satu acara saja, tetapi akan berlanjut dan terus diadakan, selama ada permintaan dan kebutuhan dari masyarakat.
Sunatan massal ini, lanjut Sarifani, adalah wujud komitmen antara MK-BISA dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mereka berusaha membantu meringankan beban keluarga yang kurang mampu agar anak-anak mereka bisa menjalani khitan, yang merupakan salah satu kewajiban dalam agama Islam.
“Saya berharap berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak yang telah dikhitan bisa tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan menjadi generasi yang berguna bagi agama dan bangsa”,ungkapnya (alif)
Acara ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi para peserta, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang mendukung kesejahteraan bersama. (alif)
















