HALSEL, SibelaNews.id – Sekolah tinggi pertanian (STP) Labuha melaksanakan wisuda strata satu yang bertempat di kokasi kampus. Dr. Muhammad Kasuba (MK) sebagai pembina yayasan Nurul Hasan juga di undang memberikan sambutan. pada Rabu (23/12/2020)
Pembina Yayasan Nurul Hasan Maluku Utara, Dr. Muhammad Kasuba (MK) mengatakan permohon maaf apabila dalam pelaksanaan wisuda masih ada yang kurang. MK juga menegaskan tetap menjaga protokol kesehatan. Hari ini merasakan betapah bahagianya seorang Ibu yang menyaksikan anak-anaknya menyelesaikan jenjang studi strata satu di STP Labuha dengan begitu berat dan besar pengorbanan, hari ini juga bersamaan dengan mementum hari Ibu, kami sampaikan selamat kepada Ibu-Ibu hari ini berbahagia.
“Wisuda hari ini bagi kami sebagai pengelolah yayasan Nurul Hasan ini menjadi bukti bahwa sekolah tinggi pertanian masih ada. Terusterang saja periode empat tahun ini adalah periode yang cukup berat seperti tidak hidup juga tidak mati” ucapnya mantan Bupati dia periode
Lanjut, Pesan yayasan Nurul Hasan kepada rektor sampai dosen bahwa mari jaga STP ini jangan sampai mati, pokonya jangan mati kampus ini biarpun dalam kondisi seperti saat ini. Bagi kami sebagai pengelolah STP adalah aset besar yang tentunya setiap saat memberikan manfaat setiap orang, karena orang yang terbaik adalah orang memberikan manfaat kepada orang banyak.

“Alhamdulillah yayasan Nurul Hasan sudah melaksanakan pendidikan dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai perguruan tinggi. Tiga perguruan tinggi ini mencoba menampung keseluruhan mahasiswa yang tidak mampu melanjutkan kuliahnya di luar Halsel. Yang lebih penting adalah anak Halmahera selatan harus kuliah jangan bilang tidak karena STP Labuha adalah salah satu kampus menyiapkan biasiswa dan bisa mengratiskan kuliah” tuturnya MK
Dr. Muhammad Kasuba katakan, STP Labuha tidak kalah bersaing dengan kampus ternama yang lain, karena STP memiliki prestasi sampai pada saat ini, dari 4.000 lebih kampus di indonesia kampus STP Labuha berada di urutan 1.000 lebih, ini berarti bahwa STP menjadi kampus andakan di Halsel ini.
“Jikalau mahasiswa yang masuk dan tidak bisa membayar uang pendaftara selahkan sampaikan kepada pihak yayasan karena kuliah STP gratis karena anak di Halsel harus sekolah”. Tutupnya MK (red)
















