HALSEL – Dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba meresmikan program Taman Asuh Sayang Anak Saruma (Tamasya). Launching ini digelar di Alun-alun UMKM Melenial Halsel, Sabtu (16/8/2025).
Tamasya adalah layanan pengasuhan anak yang berfungsi sebagai Tempat Penitipan Anak (TPA). Program ini memberikan pendampingan dan pengasuhan bagi anak, sekaligus mendukung orang tua – khususnya ibu bekerja – agar tetap produktif tanpa mengabaikan tumbuh kembang putra-putri mereka.
Bupati Bassam menjelaskan, kehadiran Tamasya menjadi solusi strategis atas keterbatasan akses pengasuhan anak yang selama ini membuat banyak perempuan terpaksa berhenti bekerja setelah menikah atau melahirkan. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan (TPAK) dan produktivitas nasional.
“Harapan saya, pekerja perempuan yang memiliki anak bisa tetap bekerja. Karena ada juga yang setelah menikah dan punya anak memilih berhenti bekerja. Program Tamasya hadir sebagai jawaban atas isu penurunan TPAK perempuan, sekaligus memperkuat pemanfaatan bonus demografi,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, Tamasya juga sejalan dengan konsep Early Childhood Education and Care (ECEC) yang telah diterapkan di berbagai daerah. Layanan ini mencakup pengasuhan dan pendidikan anak usia 0–72 bulan, dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Di Kabupaten Halmahera Selatan sendiri, telah hadir TPA Insan Kamil Saruma sebagai salah satu wujud nyata pelaksanaan Tamasya. “Semoga pengasuhan alternatif melalui Tamasya dapat memberikan sumbangsih nyata dalam upaya menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter di masa mendatang,” tutup Bupati Bassam. (red)
(alif)
















