HALSEL, SibelaNews.id – Setibanya di Desa Saketa saat berkunjung Ke Koramil 1509-03/Saketa Dandim 1509/Labuha Menyempatkan diri bertandang ke Tempat pengolahan Kopra Putih Milik Bapak Badar (47 tahun), yang merupakan Mitra Keramil 1509-03 Saketa, Minggu (25/04/2021)
Ditempat pengolahan Dandim 1509/Labuha beserta Rombongan langsung melihat cara pengolahan kelapa hingga menjadi Kopra Putih yang siap olahraga atau dijual kembali ke Para pengumpul Hasil Bumi.
“Kopra Putih lebih bernilai Ekonomis Tinggi dari pada Kopra hitam, proses pengolahannya yang sangat rumit dan membutuhkan waktu. Menjadikan Kopra Putih banyak yang mencari”ucapbya Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P., M.Han
Lanjutnya, para petani kopra putih di Halmahera Selatan masih sangat sedikit, bisa dibilang jarang dan langka, sehingga para petani kopra masih menggunakan tehnik pengasapan dari tempurung dan sabut Kelapa itu sendiri. Sehingga Kopra hitam yang dihasilkan seringkali masih mengandung kadar air tinggi dan bisa mengurangi muti kualitas kopra hitam,
“Dengan pertimbangan tersebut bapak Badar membuat tempat pengolahan Kopra Putih di Desa Saketa karena melimpahnya kelapa di Kecamatan Gane Barat” jelasnya
Dengan segala penjelasan dari bapak Badar pemilik sekaligus pengolah kopra, Dandim 1509/Labuha, kami sangat terinspirasi dengan usaha milik Bpk Badar ini.
“kami akan berusaha khususnya Koramil 1509-03/Saketa harus bisa membuat usaha Sepert ini untuk membantu masyarakat agar dapat meningkatkan kualitas kopra Masyarakat yang ada di wilayah Gane Barat ini”tutupnya Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P., M.Han (Red)
Dan bisa meningkatkan tarap Hidup serta Ekonomi Masyarakat Gane Barat menjadi lebih baik lagi ungkap Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P., M.Han
















