Wabup Helmi Dorong Sinergi Sekolah dan Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Istimewa

Gambar : Istimewa

HALSEL, MALUT — Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, menegaskan bahwa pendidikan dan pembentukan karakter anak bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah dan guru. Menurutnya, peran orang tua dan lingkungan masyarakat sangat menentukan perkembangan anak.

Hal itu disampaikan Helmi saat melakukan kunjungan kerja di Desa Bajo, Kecamatan Batang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Helmi menyambangi SD Negeri 9 Halmahera Selatan. Ia berdialog dengan guru, orang tua, serta masyarakat untuk melihat secara langsung kondisi pendidikan dan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Helmi mengatakan, proses pendidikan anak tidak berhenti ketika kegiatan belajar mengajar di sekolah selesai. Ketika berada di rumah dan lingkungan masyarakat, orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi sekaligus membentuk karakter anak.

“Guru memang memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik dan membentuk karakter anak di sekolah. Tetapi ketika anak berada di rumah, orang tua mengambil peran yang sangat penting. Karena itu, pendidikan anak harus menjadi tanggung jawab bersama,” kata Helmi.

Ia meminta komunikasi antara guru dan orang tua terus diperkuat. Orang tua, kata dia, perlu mengetahui perkembangan akademik anak, lingkungan pergaulan, serta persoalan yang mungkin dihadapi dalam kesehariannya.

“Jangan sampai seluruh persoalan anak diserahkan kepada guru. Orang tua harus hadir, memberikan perhatian, kasih sayang dan pengawasan,” ujarnya.

Selain pendidikan, Helmi turut menyoroti pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak membiarkan tindakan kekerasan terjadi maupun menutup-nutupi kasus yang diketahui.

“Perempuan dan anak harus kita lindungi. Tidak boleh ada kekerasan maupun tindakan yang merugikan mereka. Kalau ada persoalan, jangan didiamkan. Harus segera ditangani dan dilaporkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bapenda Halsel Perkuat Pendataan Pajak, Sarjan Jafar Serahkan SPPT PBB-P2 2026

Menurut Helmi, upaya perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga pemerintah daerah.

Ia juga meminta masyarakat berani melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap perempuan maupun anak di lingkungan sekitar.

“Jangan takut melapor apabila mengetahui adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kita harus berani mengambil langkah untuk memberikan perlindungan. Anak-anak adalah masa depan Halmahera Selatan, sehingga mereka harus tumbuh di lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Helmi juga mendengarkan sejumlah aspirasi masyarakat Desa Bajo, khususnya berkaitan dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan pemerintah.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak boleh sebatas kegiatan seremonial. Pemerintah harus turun langsung melihat kondisi lapangan dan mendengar kebutuhan warga agar kebijakan maupun program pembangunan dapat memberikan manfaat secara nyata.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, pembangunan yang dilakukan benar-benar dapat memberikan manfaat,” ujarnya.

Kunjungan Helmi ke Desa Bajo dan SD Negeri 9 Halmahera Selatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat perhatian terhadap sektor pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran bersama mengenai perlindungan perempuan dan anak.

Helmi berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan generasi Halmahera Selatan yang berpendidikan, berkarakter, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat. (Ches)

Editor: Alif

Berita Terkait

Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel
Kuasa Hukum Ahli Waris Hentikan Aktivitas PT IWIP, Desak Hak Lahan 7 Hektare Diselesaikan
Hormati Sejarah Kesultanan Bacan, Nama Bandara Labuha Diusul Jadi Sultan Oesman Shadiq
Bapenda Halsel Perkuat Pendataan Pajak, Sarjan Jafar Serahkan SPPT PBB-P2 2026
Wabup Helmi Sampaikan Dua Ranperda di Paripurna, Regulasi Bank dan Pilkades Jadi Fokus
Gane Luar Mulai Berbenah, Panitia Lokal MTQ XXXII 2027 Resmi Bergerak
Lindungi Anak dari Kekerasan, Rifa’at Bassam: Jangan Biarkan Mereka Cari Kasih Sayang di Lingkungan yang Salah
Dampingi Sekwan Ujian PKN II, Sekda Abdillah Tekankan Inovasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:53 WITA

Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:22 WITA

Kuasa Hukum Ahli Waris Hentikan Aktivitas PT IWIP, Desak Hak Lahan 7 Hektare Diselesaikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:24 WITA

Hormati Sejarah Kesultanan Bacan, Nama Bandara Labuha Diusul Jadi Sultan Oesman Shadiq

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:51 WITA

Bapenda Halsel Perkuat Pendataan Pajak, Sarjan Jafar Serahkan SPPT PBB-P2 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:19 WITA

Wabup Helmi Sampaikan Dua Ranperda di Paripurna, Regulasi Bank dan Pilkades Jadi Fokus

Berita Terbaru