Terjatuh Saat Melaut, Nelayan Asal Sulut Dicari Tim Gabungan

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, MALUKU UTARA – Seorang nelayan asal Pulau Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari longboat saat melaut bersama rekannya di perairan Kabupaten Halmahera Utara. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate menerima laporan kejadian tersebut dari Siringer Manambing, rekan kerja korban yang turut serta dalam aktivitas melaut.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, Unit Siaga SAR Halmahera Timur segera dikerahkan dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait sebelum bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP). Tim SAR berangkat dari Unit SAR Simpadu (USS) Halmahera Timur karena merupakan titik terdekat dengan lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa kronologi bermula saat pelapor dan korban berangkat dari Desa Pitu, Kabupaten Halmahera Utara, pada Senin (9/2/2026) pukul 11.00 WIT dengan tujuan Pulau Sail untuk memancing.

“Dalam perjalanan pulang pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIT, korban terjatuh ke laut di sekitar perairan Pulau Jiew ketika hendak buang air kecil di buritan longboat,” ujarnya.

Pelapor yang saat itu sedang mengemudikan kapal baru menyadari korban hilang sekitar lima menit kemudian. Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan selama kurang lebih tiga jam, namun belum membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan.

Pada pukul 06.18 WIT, tim penyelamat dari USS Haltim bersama unsur terkait memulai operasi pencarian dan evakuasi dengan menggunakan longboat milik Polisi Air dan Udara (Polairud).

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya USS Haltim, Pos TNI Angkatan Laut (AL) Haltim, Pos Polairud Haltim, serta masyarakat dan keluarga korban yang turut membantu proses pencarian.

Korban diketahui bernama Jekson Samura (50), laki-laki, warga Desa Lahu, Kecamatan Geme, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. (Red)

Baca Juga :  Wabup Helmi Sampaikan Dua Ranperda di Paripurna, Regulasi Bank dan Pilkades Jadi Fokus

Berita Terkait

Kuasa Hukum Ahli Waris Hentikan Aktivitas PT IWIP, Desak Hak Lahan 7 Hektare Diselesaikan
Hormati Sejarah Kesultanan Bacan, Nama Bandara Labuha Diusul Jadi Sultan Oesman Shadiq
Bapenda Halsel Perkuat Pendataan Pajak, Sarjan Jafar Serahkan SPPT PBB-P2 2026
Wabup Helmi Sampaikan Dua Ranperda di Paripurna, Regulasi Bank dan Pilkades Jadi Fokus
Gane Luar Mulai Berbenah, Panitia Lokal MTQ XXXII 2027 Resmi Bergerak
Lindungi Anak dari Kekerasan, Rifa’at Bassam: Jangan Biarkan Mereka Cari Kasih Sayang di Lingkungan yang Salah
Dampingi Sekwan Ujian PKN II, Sekda Abdillah Tekankan Inovasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata
NasDem Halsel Mantapkan Barisan, Pelantikan DPD-DPC dan Rakerda Segera Digelar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:22 WITA

Kuasa Hukum Ahli Waris Hentikan Aktivitas PT IWIP, Desak Hak Lahan 7 Hektare Diselesaikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:24 WITA

Hormati Sejarah Kesultanan Bacan, Nama Bandara Labuha Diusul Jadi Sultan Oesman Shadiq

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:51 WITA

Bapenda Halsel Perkuat Pendataan Pajak, Sarjan Jafar Serahkan SPPT PBB-P2 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:19 WITA

Wabup Helmi Sampaikan Dua Ranperda di Paripurna, Regulasi Bank dan Pilkades Jadi Fokus

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:09 WITA

Gane Luar Mulai Berbenah, Panitia Lokal MTQ XXXII 2027 Resmi Bergerak

Berita Terbaru

Gambar : Istimewa

Berita Terkini

Gane Luar Mulai Berbenah, Panitia Lokal MTQ XXXII 2027 Resmi Bergerak

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:09 WITA