HALUT – Kegiatan sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh Tim Pemenangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Dr. H. Muhammad Kasuba, MA-Basri Salama terus berlanjut dengan berbagai inisiatif yang bertujuan untuk membangun kesadaran politik di kalangan masyarakat.
Sosialisasi ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan kesadaran akan pentingnya memilih pemimpin yang baik bagi Maluku Utara, tetapi juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi kejahatan politik yang mungkin terjadi selama Pilkada.
Baru-baru ini, Tim Srikandi Galela-Loloda mengadakan kegiatan bimbingan bagi Koordinator Desa di dua kecamatan pada hari Minggu, 14 Juli 2024. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Hi. Gamar Rauf di Desa Towara, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara. Menurut keterangan dari Ketua Tim Srikandi MK-BISA Galela-Loloda, Ibu Fahriani F. Bachmid, kegiatan ini diikuti oleh Koordinator Desa dari tujuh desa dengan tujuan membangun kapasitas konsolidasi pemenangan pasangan calon Dr. H. Muhammad Kasuba, MA-Basri Salama, S.Pd di Pilkada Malut 2024.
Ibu Fahriani menjelaskan bahwa peserta kegiatan ini terdiri dari Koordinator Desa dari tujuh desa yaitu Desa Pune, Soasio, Towara, Toweka, dan Simai dengan total peserta sebanyak 80 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mensosialisasikan dan mengkonsolidasikan pemenangan pasangan MK-BISA di tingkat basis, serta membangun kemampuan mendeteksi dan mencegah kejahatan politik seperti praktik politik uang dalam berbagai bentuk, keterlibatan ASN, dan menjaga netralitas penyelenggara Pilkada.
“Kegiatan ini adalah untuk membangun kapasitas dan militansi dalam konsolidasi pemenangan MK-BISA serta meningkatkan kapasitas pengawasan terhadap praktik politik uang, menjaga netralitas ASN, dan penyelenggara Pilkada. Berharap melalui kegiatan ini, semangat konsolidasi pemenangan MK-BISA akan semakin kuat dan masif”ucapnya.
Katan Ibu Fahriani, tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas dan pengawasan, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam mendukung pemenangan pasangan calon. Dalam suasana yang penuh semangat, peserta berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan serta mencari solusi bersama untuk mengatasinya.
“Kegiatan sosialisasi dan konsolidasi ini juga menjadi ajang untuk menguatkan jaringan komunikasi antara tim pemenangan dan masyarakat. Dengan demikian, setiap informasi dan strategi dapat disampaikan dengan lebih efektif dan efisien. Para peserta juga diajak untuk aktif dalam menyebarluaskan informasi mengenai visi dan misi pasangan calon MK-BISA, serta mengajak lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada Malut 2024”,ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga proses demokrasi yang bersih dan jujur. Dengan adanya pengawasan yang ketat dari masyarakat, diharapkan praktik-praktik kejahatan politik dapat diminimalisir dan proses Pilkada dapat berjalan dengan lancar dan transparan.
“Kegiatan sosialisasi dan konsolidasi ini merupakan bagian dari komitmen Tim Pemenangan MK-BISA untuk terus berupaya menciptakan lingkungan politik yang sehat dan demokratis. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama yang solid, diharapkan Maluku Utara dapat memiliki pemimpin yang amanah dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah”,ungkapnnya.
Selain kegiatan bimbingan dan pelatihan, Tim Pemenangan MK-BISA juga aktif dalam melakukan kampanye door-to-door untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Dalam kampanye ini, tim tidak hanya menyampaikan program kerja dan visi misi pasangan calon, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan keluhan dari masyarakat. Setiap masukan yang diberikan oleh masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menyusun program kerja yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama yang turut memberikan dukungan moral dan spiritual bagi Tim Pemenangan MK-BISA. Kehadiran tokoh-tokoh ini diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pasangan calon yang diusung. (**)
















