HALSEL – Respon cepat yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, dalam menghadapi bencana banjir di wilayah Kecamatan Gane Timur, patut mendapat apresiasi. Dengan menerjunkan dua unit mobil yang dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir, bupati menunjukkan kepedulian dan tanggung jawabnya terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Sugiarto Wahab, mengonfirmasi bahwa sebanyak dua mobil siap dikerahkan untuk mengirim bantuan ke lokasi terdampak.
“Saat ini ada dua mobil, kita bergerak cepat untuk langsung mendistribusikan bantuan,” katanya pada media pers, Selasa (25/06/2024).
Rincian bantuan yang didistribusikan cukup lengkap, dengan 400 paket makanan siap saji yang terdiri dari gula, teh, kopi, minyak kelapa, Aqua, dan terpal. Selain itu, terdapat bantuan berupa 20 lembar tenda gulung dan 5 unit tenda keluarga portable.
“Bantuan makanan siap saji dan obat-obatan, paling lambat besok siang semua mobil logistik itu sudah sampai di Gane,” tambah Sugiarto.
Tindakan cepat yang dilakukan oleh BPBD tidak hanya terbatas pada distribusi bantuan logistik. Sebelumnya, tim reaksi cepat BPBD sudah diarahkan untuk membantu mengevakuasi korban banjir di delapan desa yang terdampak. Selain itu, puluhan personil juga telah dikerahkan untuk membantu evakuasi dan melakukan kaji cepat bersama dengan pihak lain.
“Tim reaksi cepat sejak Minggu sudah berada di lokasi banjir dan selain itu kami juga menambah personil,” tutur Sugiarto.
Laporan yang diterima tim Pusdalops BPBD menyebutkan bahwa banjir yang melanda delapan desa tersebut masih memaksa warga korban banjir untuk berada di tempat pengungsian. Delapan desa yang terdampak banjir adalah Desa Kotalow, Desa Foya Tobaru, Desa Kotalou, Desa Mafa, Desa Tobaru, Desa Koititi, dan Desa Yamli. Warga di desa-desa ini masih berada di tempat pengungsian dan menerima bantuan dari tim BPBD dan pihak lainnya.
Tindakan yang diambil oleh Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan BPBD Halmahera Selatan merupakan contoh yang baik dalam penanganan bencana. Kecepatan dan koordinasi yang baik dalam distribusi bantuan logistik serta evakuasi korban banjir menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warganya.
“Upaya ini harus terus ditingkatkan dan diimbangi dengan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi bencana yang lebih baik”,tuturnya.
Dalam menghadapi situasi darurat seperti banjir, informasi yang akurat dan tepat waktu sangat penting. Oleh karena itu, BPBD harus terus memperbarui data dan informasi terkait situasi di lapangan dan menyampaikannya kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait. Hal ini akan membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (Tim)
















