HALSEL – SMP Negeri Unggulan Saruma Halmahera Selatan hadir sebagai salah satu sekolah baru yang membawa semangat besar untuk menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi generasi muda di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Selatan. Meski baru berusia lima bulan, tekad untuk menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing sudah tertanam kuat di seluruh elemen sekolah.
Keberadaan SMP Negeri Unggulan Saruma berawal dari kebutuhan mendesak pemerintah daerah akan sarana pendidikan baru yang mampu menampung meningkatnya jumlah peserta didik. Sekolah ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak di Halmahera Selatan.
Setelah bangunan utama rampung, pemerintah melengkapi sekolah dengan fasilitas dasar seperti meja kursi, asrama dengan fasilitas lengkap, papan tulis, jaringan listrik, air bersih, fasilitas olahraga, hingga klinik khusus untuk para siswa.
Meski fasilitas dasar sudah tersedia, tantangan terbesar terletak pada pemenuhan tenaga pendidik. Idealnya, sebuah SMP dengan 100 siswa membutuhkan setidaknya 10 guru mata pelajaran, 2 guru Bimbingan Konseling, dan 2 tenaga kependidikan untuk mendukung administrasi sekolah.
Namun saat ini, jumlah guru yang tersedia belum mencukupi, sehingga beberapa guru harus mengajar lintas bidang studi, menggabungkan jam, bahkan mengampu mata pelajaran di luar beban kerja ideal. Meskipun demikian, proses pembelajaran tetap berjalan berkat komitmen para guru.
Kepala SMP Negeri Unggulan Saruma, Safrudin Salla, S.Pd, menegaskan bahwa pihaknya terus mengambil langkah strategis untuk memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga.
“Kami sudah mengajukan permohonan resmi ke Dinas Pendidikan untuk penambahan guru, tenaga administrasi, dan dana BOS. Kondisi ini bisa dimaklumi karena sekolah ini masih baru,” katanya kepada media ini, Selasa (02/11/2025).
Safrudin menjelaskan, pengajuan tersebut dilengkapi data kebutuhan dan kondisi riil sekolah agar dapat menjadi pertimbangan serius bagi pemerintah daerah. Sementara menunggu keputusan, sekolah melakukan optimalisasi guru yang ada melalui pembagian tugas yang disesuaikan dengan kompetensi masing-masing tanpa mengabaikan kualitas pembelajaran.
Selain itu, kerja sama dengan pihak eksternal menjadi langkah strategis lainnya. Sekolah menjalin hubungan dengan pemerintah desa, komite sekolah, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha untuk memperoleh dukungan moral maupun material. Inovasi pembelajaran juga terus dilakukan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal meski dalam keterbatasan.
Melihat perjalanan lima bulan ini, SMP Negeri Unggulan Saruma memiliki optimisme besar.
“Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan tahap awal semester, dan tiga hari ke depan akan dilakukan pembagian rapor semester pertama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemenuhan tenaga pendidik dan kependidikan terus diupayakan agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut, SMP Negeri Unggulan Saruma yakin mampu memenuhi kurikulum secara penuh dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Pendidikan adalah investasi terbaik bagi generasi penerus. Kami ingin sekolah ini menjadi bagian penting dalam membentuk masa depan anak-anak Halmahera Selatan di 30 kecamatan,” tutup Safrudin.
SMP Negeri Unggulan Saruma menjadi cermin sebuah institusi yang tumbuh dari keterbatasan menuju harapan. Meski masih menghadapi banyak tantangan, sekolah ini telah menunjukkan bahwa komitmen, kerja sama, dan kesungguhan merupakan fondasi kuat untuk melangkah ke masa depan pendidikan yang lebih baik di Halmahera Selatan. (red)
(alif)
















