JAKARTA, MALUKU UTARA — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi nasional dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Halsel dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Senin (14/9/2026).
MoU ditandatangani langsung Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, bersama Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., di ruang rapat UMJ, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bassam didampingi Kepala Bappeda Halsel, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Perwakilan, Sekretaris Bappeda, serta Kepala Bagian Organisasi. Sementara dari pihak UMJ hadir jajaran pimpinan dan pejabat terkait di lingkungan kampus.
Bupati Bassam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak UMJ yang telah menerima kunjungan Pemkab Halsel sekaligus membuka ruang kerja sama untuk mendukung pembangunan daerah.
Menurut Bassam, tantangan geografis Halmahera Selatan membutuhkan dukungan SDM yang berkualitas agar pembangunan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
“Pembangunan di Kabupaten Halmahera Selatan dengan tantangan geografis yang ada perlu didukung dengan SDM yang unggul,” kata Bassam dalam paparannya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM tidak dapat dilepaskan dari perhatian serius pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan dan kesehatan.

Salah satu bentuk keseriusan tersebut, kata dia, diwujudkan melalui penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Dalam konteks itu, UMJ dinilai memiliki potensi besar menjadi mitra strategis Pemkab Halsel. Universitas yang berdiri sejak 1955 tersebut memiliki sejumlah fakultas, termasuk bidang keperawatan serta kedokteran dan kesehatan.
Salah satu peluang kerja sama yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualifikasi pendidikan tenaga kebidanan di Halsel.
Pemkab Halsel melihat skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan oleh tenaga bidan lulusan Diploma III (D3) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana dan profesi sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat peningkatan kualifikasi tenaga kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Bassam berharap kerja sama dengan UMJ tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas SDM Halsel.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemkab Halsel dalam memperluas akses pendidikan dan pengembangan kompetensi aparatur maupun tenaga profesional, sehingga mampu menjawab kebutuhan pembangunan di daerah kepulauan.
Dengan kolaborasi bersama perguruan tinggi nasional, Pemkab Halsel berharap lahir SDM yang semakin kompeten dan mampu menjadi penggerak pembangunan di Bumi Saruma. (**)
Editor : Alif
















