HALSEL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kini tengah memfokuskan perhatian pada sektor pendidikan, dengan langkah konkret membenahi pendidikan akhlak dan moral, serta menata ulang penempatan guru berdasarkan kapasitas dan kompetensi.
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, dalam wawancara pada Senin (5/5/2025), menyampaikan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayahnya, terutama dalam hal karakter dan integritas.
“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak SDM yang berkualitas. Saat ini, kami menyadari ada banyak tantangan dalam dunia pendidikan di Halsel, khususnya yang berkaitan dengan pemerataan distribusi guru dan kualitas pendidikan,” ujar Bupati Bassam.
Ia menyoroti pentingnya pemerataan penempatan guru, khususnya guru Aparatur Sipil Negara (ASN), yang dinilai masih belum optimal di sejumlah wilayah, terutama di daerah terpencil.
“Kita lihat bahwa distribusi guru di beberapa sekolah masih belum merata, terutama di daerah-daerah yang lebih jauh dari pusat kota. Kami berkomitmen untuk menata ulang penempatan guru-guru ini, agar kualitas pendidikan lebih merata di seluruh wilayah Halsel,” jelasnya.
Untuk itu, Pemkab Halsel tengah menyusun strategi dan format pemetaan kualifikasi guru agar penempatan dilakukan secara tepat sasaran. Penyesuaian penempatan akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan akreditasi masing-masing sekolah.
“Kami masih menyusun format dan roadmap ke depan. Secara bertahap, kami akan memetakan kualifikasi para guru, agar penempatan mereka tepat sasaran. Hal ini penting agar guru bisa mengajar di sekolah sesuai dengan kompetensi mereka,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kehadiran guru yang kompeten di seluruh sekolah, baik di kota maupun desa. Upaya ini, menurutnya, akan mendukung perbaikan sistem pendidikan secara menyeluruh di Halmahera Selatan.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperbaiki sistem pendidikan di Halsel. Kami ingin memastikan bahwa setiap sekolah, termasuk yang ada di ibu kota kabupaten, mendapatkan guru-guru yang kompeten dan berkompetisi secara sehat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” tutup Bupati Bassam. (alif)
















