HALTIM, SibelaNews.id – Rombongan PC GP Ansor Halmahera Timur (Haltim) menghadiri acara pelatihan kepemimpinan lanjutan (PKL III). Dikota ternate bertempat dibalai Latihan kerja (BLK) dimulai pada tgl, 26 s.d 30 Mei 2021 dihadiri oleh sekertaris PC GP Ansor Haltim (Sahabat Julkarnain Rajak) , wakil sekertaris (Sanusi Husain), Wakil ketua I (Adam Mujakkir) Ketua PAC GP ansor maba selatan (Rusman Hasan) Dan Ketua PAC GP ansor maba Utara (Yamin Saleh) kelima peserta utusan dari Haltim.
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 70 orang dari mereka adalah delegasi dari Kabupaten/kota diprovinasi Malut. Ditambah pengurus ansor Maluku Utara.
Saat diwawancarai media ini, pada Kamis (28/05/2021) Rusman Hasan Ketua PAC GP ansor Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Provinasi maluku Utara menyampaikan bahwa, Momentum pelatihan kepemimpinan lanjutan (PKL III) ini merupakan Momentum silaturrahim Kader GP Ansor Malut dari 10 Kabupaten kota dimalut. dikesempatan PKL ini merupakan kaderisasi tingkat lanjutan dari (PKD) Saya berharap Semoga Semngat dan Militansi Peserta PKL III yang dilaksanakan oleh PW GP ansor maluku Utara ini.
“Jangan hanya sampai pada momentum PKL akan tetapi semngat dan militansi ini terus berlanjut sebab tantangan kita kedepan sangat komplek, Mulai dari tantangan internal organisasi, maupun tantangan eksternal, marilah kita terus berfikir untuk mengembangkan potensi-potensi kader demi kemajuan dan eksistensi organisasi yang kita cintai”ucapnya
Terpisah ketua GP ansor maluku Utara Muhtar Yusuf, pada saat pembukaan PKL diaula BLK Kota ternate, Rabu (26/5/2021) malam mengatakan PKL ini merupakan program pertama diawal masa kepengurusan saya di GP Ansor Malut Insya Allah memperbanyak kegiatan pengkaderan disetiap jenjang baik ditingkat wilayah, cabang dikabupaten/kota, sampai ranting dikecamatan, juga fokus pada kegiatan-kegiatan kepemudaan.
“Keagamaan dan kemanusian”. Ungkap Muhtar Yusuf
Semntara itu menurut wakil sekertaris Jendral pengurus pusat GP Ansor Salim Taib, Mengatakan bahwa negeri ini butuh orang yang loyal, orang cerdas Cukup Banyak, tapi orang loyal (Mengabdi tanpa pamri).
“Loyaltas sangatlah susah, loyal pada Negara, terutama loyal pada lembaga organisasi. Wabilhusus Loyal pada GP ansor dan Nahdatul Ulama” tuturnya
Acara ini dibuka oleh ketua NU Maluku Utara juga kepala Kanwil Kementrian agama Provinsi Maluku Utara K. H Sarbin Sehe, Dalam sambupatanya Mengatan bahwa Menjadi Kader NU, ansor, muslimat, Fatayat atau banon NU lainya itu tidak sekedar Hanya tau Wawlahulmuafik illa akwamiktarik, tapi harus mengikuti Pengkaderan berjenjang dari tingkat bawah.
“Misalnya diansor harus dimulai dari Pelatihan kepemimpinan Dasar (PKD), Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Hingga Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN), Begitu juga seperti di NU harus mengikuti madrasah Kader Nahdatul Ulama (MKNU) baru itu disebut Kader”tutupnya (red)
















