HALSEL – Langkah Papaceda FC harus terhenti di babak 16 besar Piala Bupati Cup 2025 setelah ditumbangkan Kesebelasan Desa Laiwui dengan skor 3-0 pada laga yang berlangsung di Stadion GBK, Desa Tuwokona.
Meski kalah, pelatih Papaceda FC tetap meminta para pemainnya pulang dengan kepala tegak. Menurutnya, kekalahan ini adalah bagian dari proses menuju target yang lebih besar di masa mendatang.
“Kami meminta maaf karena kalah di pertandingan ini. Kami sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi tidak mampu memaksimalkannya,” ungkap sang pelatih, Selasa (02/11/2025).
Ia menegaskan bahwa para pemain harus menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran. “Inilah hidup. Mereka masih muda dan harus terus belajar. Mereka tidak boleh hanya terfokus pada satu target, tetapi harus memiliki banyak target ke depan dengan kepala tetap tegak. Orang-orang harus bangga dengan mereka. Selamat untuk Desa Laiwui, semoga mereka bisa melangkah lebih jauh,” tambahnya.
Laga sore itu berlangsung cukup sengit. Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang 0-0. Papaceda FC bahkan tampil lebih agresif, namun pertahanan kokoh dari tim Desa Laiwui membuat peluang-peluang mereka terus gagal berbuah gol.
“Kami belajar untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Kami harus memanfaatkan setiap peluang. Dalam situasi penalti, semua bisa terjadi. Tentu saja kami menyiapkan skenario adu penalti karena ini kompetisi. Tapi beginilah sepak bola—ada yang menang dan ada yang kalah,” jelas pelatih.
Memasuki babak kedua, Desa Laiwui langsung tancap gas. Gol pertama tercipta melalui sundulan pemain Laiwui. Gol kedua menyusul pada menit ke-77, dan gol ketiga pada menit ke-86. Skor 3-0 bertahan hingga peluit akhir dan memastikan langkah Papaceda FC terhenti di babak 16 besar.
Meski tersingkir, sang pelatih tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain dan suporter. “Mulai dari kekompakan tim hingga dukungan suporter sangat luar biasa. Masyarakat Papaceda sangat mendukung perjuangan para pemain. Tinggal bagaimana kita terus mendorong dan mengembangkan tim ini agar sepak bola di Papaceda semakin maju melalui ajang Piala Bupati Cup di masa mendatang,” tutupnya.
Dengan hasil ini, Papaceda FC menutup perjalanan mereka sebagai wakil terbaik Zona Gane Barat yang telah berjuang hingga babak 16 besar Piala Bupati Cup 2025. (Red)
(Tim)
















