Kasus Pemerkosaan dan Pencabulan Di Malut Pada Tahun 2021 Ditanggapi Serius Oleh Musrifah Alhadar

Minggu, 14 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Musrifah Alhadar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara.

Foto Musrifah Alhadar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara.

SOFIFI, SibelaNews.id – Terjadi berbagai macam kasus Pemerkosaan dan Pencabulan di Provinsi Maluku Utara pada Januari 2021, khususnya tingkat kabupaten/kota. Hal ini dapat di tanggapi serius oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku Utara Musrifah Alhadar, saat di wawancarai awak media, Sabtu (14/02/2021) Via telpon seluler.

Menurutnya, selaku Dinas yang melindungi anak tersebut sangat bertentangan dengan UU Perlindungan Anak di bawah umur, menurutnya hal tersebut tidak bisa di perlakukan semena-mena oleh pihak siapapun, karena anak-anak kita harus menikmati hak-hak mereka selaku anak.

“Saya apresiasi atas inisiasi keluarga-keluarga yang melaporkan hal tersebut, dengan adanya pelaporan di pihak yang terkait dalam hal di kepolisian. Ini berarti sudah ada indikasi bahwa masyarakat sudah memahami benar tentang UU Perlindungan Anak dan tidak boleh ada kekerasan terhadap anak. Hal itu sudah satu langkah maju untuk kita semua di maluku utara,” ungkapnya

Lanjutnya, “Saya sangat berharap kedepan siapapun, dari kabupaten manapun atau pihak mana pun juga yang anak-anaknya mengalami kekerasan harap cepat di laporkan, tidak perlu takut,” jelasnya

Musrifah bilang, sebagai dinas P3A provinsi maupun di dinas tingkat kabupaten/kota siap untuk melakukan pendampingan terhadap korban manapun. Sementara kasus yang terjadi saat ini di 7 kabupaten/kota dan sudah di lakukan pendampingan semuanya dari masing-masing dinas P3A di masing-masing kabupaten/kota yang ada di Maluku Utara.

“Untuk sementara di halmahera barat di mintai pendampingan psikolog dari korban untuk UPTD Provinsi dan pihaknya sudah kirim dan sementara sudah menjalani trauma heling untuk korban,” ucapnya

Kadis pun menyampaikan di dinas tingkat kabupaten/kota, jikalau ada yang membutuhkan psikolog untuk trauma heling bagi korban, pihaknya, bersama dinas provinsi siap, karena menurutnya psikolognya masih terbatas.

Baca Juga :  Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora

Kan kadis, untuk kasus yang terjadi, di antaranya Kota Ternate 1 kasus, Halmahera Barat 1 kasus, Halmahera Tengah 1 kasus, Morotai 1 kasus, Halmahera Selatan 3 kasus, Halmahera Utara 1 kasus, serta Halmahera Timur 1 kasus.

“Hal itu lah saya minta adanya koordinasi dari seluruh pihak-pihak terkait, jadi bukan hanya di dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (P3A) yang merespon pelaporan, tapi harus adanya kordinasi dari pihak terkait, seperti pihak kepolisian, pihak kejaksaan, dan pihak dinas sosial,” tuturnya

“Kami minta fungsi aktivis-aktivis perempuan yang ada di tingkat kelurahan dan desa kalau mendapatkan suatu kasus seperti itu langsung saja di laporkan, supaya ada efek jerah nya, kalau di tutupi-tutupi terus maka di anggap tidak ada yang berani laporkan, makanya akan terjadi kasus terus-menerus. Jadi ada kasus seperti itu langsung di laporkan saja,” tutupnya Musrifah Alhadar (Adhy/Red)

Berita Terkait

Bupati Bassam Terima Penghargaan Bergengsi UGM, Halsel Diakui Unggul dalam Transformasi Digital
Bupati Bassam Beri Uang Saku Pribadi ke Jemaah Umrah Halsel, Titipkan Doa untuk Daerah
Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik
Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora
20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup
Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan
Halsel Raih GM-DTGI Award 2026, Bupati Bassam Kasuba Bakal Terima Penghargaan di Jogja
Rp278 Miliar DBH Halsel Masih Tertahan, Farid: Kami Tunggu Kepastian Gubernur Sherly

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:11 WITA

Bupati Bassam Terima Penghargaan Bergengsi UGM, Halsel Diakui Unggul dalam Transformasi Digital

Kamis, 5 November 2026 - 12:55 WITA

Bupati Bassam Beri Uang Saku Pribadi ke Jemaah Umrah Halsel, Titipkan Doa untuk Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 10:14 WITA

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Selasa, 3 November 2026 - 21:07 WITA

Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora

Selasa, 3 November 2026 - 19:18 WITA

20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup

Berita Terbaru

Gambar : Pantai UMKM Melenial.

Berita Terkini

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:14 WITA