HALSEL, SibelaNews.id – Kantor Puskesman Kecamatan Kayoa yang berada di Desa Lelei, Kabupaten Halmahera Selatan di palang oleh pegawai dan staf Puskesmas pada Selasa (08/06/2021) kemarin. Pemalangan kantor tersebut karena kapala Puskesmas Hi. Hamid Ayub menyamapaikan bahasa tidak sopan kepada pewagai dan staf.
Dalam kronogogis kejadian, semua pegawai dan staf puskesmas melaksanakan rapat dengan kepala Puskesmas, untuk menanyakan anggaran Covid-19, dan menjelaskan perinciannya, karena Kapus juga tebang pilih memberikan gaji, seharusnya 5 orang yang di berikan gaji sesuai SK, tapi nyatanya hanya 2 orang saja yang dapat, yang 3 tiga tidak dapat, kami hanya minta pertanggungjawaban di kapus tetapi, dengan spontannya kapus Hi. Hamid Ayub langsung naik pita dan melontarkan kata-kata yang tidak senono kedengaranya, sehingga pada saat itu rapat langsung batal dan pegawai berteriakn mengatakan Kapus Kurangajar.
Bahkan dalam kejadian itu pegawai menangis karena menganggap kapus sudah tidak sopan melontarkan kata-kata yang kotor itu.
“Kami hanya tanya kepada Kapus terkait anggaran Covid l-19 serta perincianya, kami harap kepala Puskesmas tinggal menjawab saja perincian anggarannya, jagang marah langsung bilang kata-kata yang tidak bagus (saya mau kase batalanjang pe ngoni samua) akhirnya semua koca” ucap Salah Seoran Pegawai yang engan di sebutkan namanya.
Kejadian tersebut, pegawai dan staf kantor puskesmas melakukan pemelangan kantor dan menggelar mogok kerja dengan harapan Bupati harus mengganti Kapus baru secepatnya.
“Pokoknya kami staf dan pegawai menolak Kapus Lelei Hi. Hamid Ayub sebagai kapus lagi, Kami harap Bupati secepatnya mengantikan Kapus karena tidak ada kenyamanan dalam Puskesmas”tutupnya
Samapai saat ini media berusaha mengkonfirmasi Hi.Hamid Ayub selaku Kapus Lelei, Kecamatan Kayoa, melalui via telpon tetapi belum ada repon. (Tim)
















