HALSEL, MALUKU UTARA — Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel mulai mematangkan persiapan program umroh bagi masyarakat dengan menyiapkan sekitar 20 jamaah untuk diberangkatkan ke Tanah Suci pada November 2026.
Persiapan keberangkatan kini mulai dilakukan, terutama terkait kelengkapan administrasi dan persyaratan kesehatan para calon jamaah. Tahapan tersebut meliputi pengurusan paspor, vaksinasi hingga pemeriksaan kesehatan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Halsel, M. Suhdan Kasuba, mengatakan Pemkab Halsel menyiapkan sekitar 20 orang untuk mengikuti program umroh tahun ini.
Menurutnya, jumlah jamaah yang diberangkatkan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia.
“Untuk kuota pemberangkatan jamaah umroh tahun ini ada sekitar 20 orang yang akan diberangkatkan Pemkab Halsel. Hal ini disesuaikan dengan kondisi kemampuan fiskal anggaran daerah sehingga kemampuan kuota disesuaikan,” kata Suhdan kepada media ini, Jumat (25/9/2026).
Suhdan menjelaskan, sebelum diberangkatkan, para calon jamaah harus menyelesaikan seluruh persyaratan perjalanan dan kesehatan. Pemkab juga masih mempersiapkan sejumlah kebutuhan teknis lainnya guna memastikan program tersebut berjalan sesuai rencana.
Untuk jadwal keberangkatan, Pemkab Halsel memproyeksikan para jamaah bertolak pada awal November 2026. Salah satu tanggal yang direncanakan adalah 3 November 2026, namun jadwal tersebut masih dapat berubah menyesuaikan kesiapan administrasi dan persyaratan lainnya.
“Rencananya para jamaah umroh akan bertolak dari Halsel diperkirakan sekitar 3 November 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, program umroh tersebut merupakan bagian dari program khusus Bupati dan Wakil Bupati Halsel. Karena itu, proses persiapan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, mulai dari administrasi, vaksinasi, pemeriksaan kesehatan hingga kebutuhan teknis perjalanan.
Pemkab Halsel menargetkan seluruh calon jamaah yang telah disiapkan dapat memenuhi persyaratan dan diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai jadwal yang direncanakan.
Kepastian keberangkatan nantinya tetap menyesuaikan kesiapan administrasi, kondisi kesehatan jamaah serta kebutuhan teknis perjalanan lainnya. (Slm)
Editor : Alif
















