Garis Polisi Tak Bertaji, JASMERA Minta Kapolres Halsel Dievaluasi

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Istimewa

Gambar : Istimewa

HALSEL, MALUKU UTARA – Desakan pencopotan Kapolres Halmahera Selatan (Halsel) menguat. Jaringan Advokasi Sumber Daya Alam Maluku Utara (JASMERA) meminta Penjabat Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, segera mencopot AKBP Hendra Gunawan dari jabatannya sebagai Kapolres Halsel.

Permintaan itu disampaikan menyusul dugaan pembiaran aktivitas tambang emas ilegal di sejumlah titik di wilayah Halsel. Koordinator JASMERA, M. Reza Sadik, menilai penegakan hukum belum berjalan maksimal meskipun aparat telah memasang garis polisi di beberapa lokasi.

“Kami minta Kapolda copot Kapolres Halsel, karena ada dugaan pembiaran aktivitas tambang emas ilegal di lokasi yang sudah dipasang garis policeline,” ujar Reza kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, aktivitas tambang ilegal tersebut telah menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir. Beberapa lokasi yang disebut antara lain Tambang Kusubibi, Tambang Kubung, Manatahan, dan Desa Anggai.

Reza menilai pemasangan garis polisi di lokasi-lokasi tersebut tidak efektif jika tidak diikuti dengan tindakan tegas. Ia bahkan menyebut keberadaan garis polisi seolah hanya menjadi formalitas.

“Percuma ada policeline jika aktivitas tambang ilegal masih berjalan terbuka. Kalau tidak ada tindakan tegas, publik bisa menilai ada pembiaran. Ini yang harus dijawab secara serius,” tegasnya.

JASMERA pun mendesak Kapolda Maluku Utara untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Halsel. Jika tidak ada langkah konkret, pihaknya mengancam akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional.

“Jika Polda tidak segera melakukan evaluasi, kami akan melakukan aksi di Mabes Polri. Kami menduga ada upaya ‘backup’ terhadap aktivitas tambang emas ilegal di Halsel,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga :  Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Berita Terkait

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel
Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal
Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi
Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan
Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan
SIAGA SATU Tembus Panggung Nasional, Fadjri Kambey Paparkan Inovasi Penanganan Kemiskinan Terpadu Halsel di PKN II LAN RI
Jelang Mubes II, IKB Bobawa Maluku Utara Matangkan Persiapan, Ardian Ludin Ajak Warga Perkuat Persatuan
PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:16 WITA

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:07 WITA

Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:05 WITA

Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:10 WITA

Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:40 WITA

Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan

Berita Terbaru