HALSEL – Desakan agar Kepala Puskesmas (Kapus) Makian, Amirudin Alim, segera dicopot semakin menguat. Warga menilai kinerjanya tidak layak dipertahankan karena dianggap mengabaikan sejumlah program kesehatan penting di wilayah setempat.
Sebelumnya, Amirudin pernah disorot terkait dugaan permainan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) hingga dipanggil oleh Dinas Kesehatan untuk dimintai keterangan. Namun persoalan itu dinilai tidak membawa perubahan berarti terhadap gaya kepemimpinannya.
Sejumlah warga mengeluhkan minimnya kepedulian Kapus terhadap layanan kesehatan masyarakat, bahkan terkesan mengabaikan program-program promotif dan preventif yang mestinya dijalankan.
“Program kesehatan terhambat, kegiatan dai tidak pernah didukung. Kalau Kapus seperti ini terus dipertahankan, masyarakat yang jadi korban,” tegas salah satu tokoh masyarakat Makian.
Menurut warga, lemahnya dukungan dari pihak puskesmas membuat kualitas pelayanan kesehatan menurun. Mereka menilai diperlukan pemimpin baru yang benar-benar peduli dan mau turun langsung ke lapangan.
“Kami meminta pemerintah segera mengganti Kapus Makian dengan orang yang peduli pada masyarakat. Kami butuh pemimpin yang mendukung program kesehatan, bukan yang hanya mengurus kepentingan sendiri,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapus Makian Amirudin Alim masih berupaya dikonfirmasi wartawan. (red)
















