HALSEL – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Halmahera Selatan, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba memanfaatkan momentum tersebut untuk memaparkan sejumlah program strategis serta capaian awal pemerintahan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bassam Kasuba–Helmi Umar Muchsin dalam 100 hari kerja pertama. Pidato ini disampaikan dalam upacara peringatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Halsel, Senin (9/6/2025).
“Peringatan HUT ke-22 ini menjadi langkah awal kami dalam menapaki periode pemerintahan 2025–2029, setelah resmi dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Bupati Bassam.
Bassam menegaskan bahwa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin akan fokus pada Panca Transformasi Senyum, yaitu lima misi pembangunan prioritas yang diselaraskan dengan Asta Cita dan tertuang dalam dokumen perencanaan daerah.
“Kabupaten Halmahera Selatan yang begitu luas menuntut strategi pembangunan yang adaptif. Kami tidak boleh menyerah. Dengan semangat optimisme dan keyakinan bahwa ‘Inna maal usri yusro’—sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan—kami mengusung pola pembangunan kewilayahan berbasis zonasi sesuai daerah pemilihan (dapil), agar pembangunan merata dan sesuai kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bassam juga menyampaikan beberapa program unggulan, antara lain:
- Program Umroh Gratis
- Santunan Kematian
- Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan
- Pembinaan Masyarakat dan Aparatur Berbasis Nilai
- Revitalisasi dan Fungsionalisasi Aset Daerah
- Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas: jalan, jembatan, air minum, sanitasi, listrik, dan jaringan teknologi informasi
- Pembangunan Rumah Ibadah
- Penguatan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan lainnya.
Meski baru memulai masa jabatan, Bassam–Helmi berhasil mencetak beberapa prestasi penting, antara lain:
- Penghargaan dari Ombudsman Republik Indonesia: atas kepatuhan pelayanan publik tahun 2024 (zona hijau).
- Penghargaan dari Kementerian PAN-RB: atas pelaksanaan reformasi birokrasi tahun 2024 dengan predikat Baik.
- Apresiasi dari Kemendagri dan Majalah Tempo: untuk kategori daya saing daerah fiskal rendah dan kinerja total fiskal rendah tahun 2024.
- Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK: untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut hingga tahun 2024.
Bupati Bassam menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya milik eksekutif, tetapi merupakan hasil sinergi semua pihak, termasuk DPRD, birokrasi dari tingkat kabupaten hingga desa, serta dukungan masyarakat luas.
“Prestasi pemerintahan tidak akan mungkin terukir tanpa birokrasi yang kompeten, loyal, profesional, dan berdedikasi,” ujarnya.
Bassam juga menyatakan komitmennya untuk terus menjalin koordinasi dan kerja sama dengan DPRD Kabupaten Halmahera Selatan dan seluruh unsur Forkopimda demi pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan. (red)
(alif)
















