Bupati Bassam Kasuba Serukan Penghentian Bom Ikan di Pulau Widi: Jaga Keindahan Wisata Bahari

Minggu, 25 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba.

Foto Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba.

HALSEL – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyerukan kepada seluruh masyarakat Halsel untuk menghentikan praktik penangkapan ikan menggunakan bom, khususnya di wilayah Pulau Widi yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di daerah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Bassam Kasuba kepada media pada Sabtu, 24 Mei 2025, sebagai respons terhadap laporan maraknya pengeboman ikan di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Kecamatan Gane Barat, Gane Timur Selatan, Pulau Obi, Kepulauan Joronga, dan Pulau Widi.

“Penggunaan bom untuk menangkap ikan masih sering dijumpai di kawasan tersebut. Hal ini merusak terumbu karang dan menyebabkan penurunan hasil tangkapan nelayan,” ujar Bupati.

Bupati Hals juga menegaskan bahwa praktik tersebut tidak hanya berdampak pada ekosistem laut, tetapi juga mengancam keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir dan potensi pariwisata di Halmahera Selatan.

“Saya minta agar penggunaan bom mulai dihilangkan. Mari kita terapkan praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tegas Bassam.

Pulau Widi sendiri merupakan salah satu surga tersembunyi di Indonesia timur yang menyimpan potensi besar dalam sektor pariwisata bahari. Terletak di Desa Gane Luar, Pulau Widi dikenal karena keindahan alamnya: hamparan pasir putih, laut biru jernih, dan kekayaan terumbu karang yang memukau wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pulau Widi menjadi destinasi yang sangat layak dipromosikan sebagai ikon wisata bahari dari Maluku Utara. Sayangnya, praktik perusakan laut seperti pengeboman ikan dapat mengancam kelestarian kawasan ini jika tidak segera dihentikan.

Pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku perusakan lingkungan laut, sekaligus memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada nelayan tentang pentingnya pelestarian laut demi masa depan yang lebih berkelanjutan. (red)

Baca Juga :  Bupati Bassam Terima Penghargaan Bergengsi UGM, Halsel Diakui Unggul dalam Transformasi Digital

Berita Terkait

Bolos dan Malas Masuk Kantor, Belasan ASN Halsel Diseret ke Meja Sidang Kode Etik
Bupati Bassam Terima Penghargaan Bergengsi UGM, Halsel Diakui Unggul dalam Transformasi Digital
Bupati Bassam Beri Uang Saku Pribadi ke Jemaah Umrah Halsel, Titipkan Doa untuk Daerah
Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik
Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora
20 Warga Halsel Berangkat Umrah Gratis, Abdillah Titip Pesan Khusus Bupati dan Wabup
Ketua Kwarcab Kak Rifa’at: Kebaikan Pramuka Hari Ini Adalah Bekal Berharga bagi Generasi Masa Depan
Halsel Raih GM-DTGI Award 2026, Bupati Bassam Kasuba Bakal Terima Penghargaan di Jogja

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:25 WITA

Bolos dan Malas Masuk Kantor, Belasan ASN Halsel Diseret ke Meja Sidang Kode Etik

Kamis, 5 November 2026 - 20:11 WITA

Bupati Bassam Terima Penghargaan Bergengsi UGM, Halsel Diakui Unggul dalam Transformasi Digital

Kamis, 5 November 2026 - 12:55 WITA

Bupati Bassam Beri Uang Saku Pribadi ke Jemaah Umrah Halsel, Titipkan Doa untuk Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 10:14 WITA

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Selasa, 3 November 2026 - 21:07 WITA

Said Alkatiri Sorot Keterlambatan Pembukaan Bupati Cup, Bassam Kasuba Diminta Evaluasi Kinerja Kadispora

Berita Terbaru

Gambar : Pantai UMKM Melenial.

Berita Terkini

Di Balik Potensi UMKM, Pantai Tembal Justru Dipenuhi Sampah Plastik

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:14 WITA