Bangun Sinergi Kepala Sekolah dan Operator: Diknas Halsel Perkuat Tata Kelola BOSP, ARKAS, dan PIP

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Istimewa

Gambar : Istimewa

HALSEL, MALUKU UTARA – 29 Januari 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar rangkaian sosialisasi maraton terkait Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS), serta Program Indonesia Pintar (PIP).

Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari, terhitung sejak 23 hingga 30 Januari 2026 ini, bertujuan memperkuat tata kelola administrasi pendidikan melalui kolaborasi yang solid antara unsur manajemen dan teknis di satuan pendidikan.

Sebanyak 1.410 peserta terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, yang terdiri dari 705 Kepala Sekolah dan 705 Operator Sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP, hingga PKBM se-Kabupaten Halmahera Selatan.

Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan dalam proses transformasi digital, Dinas Pendidikan Halsel menyiapkan solusi konkret berupa pembukaan Ruang Konsultasi Khusus bagi operator sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Siti Khodijah, M.Ag, menyampaikan bahwa ruang konsultasi tersebut akan dibuka setiap hari Sabtu setelah rangkaian sosialisasi selesai.

“Kami tidak ingin melepas Bapak dan Ibu begitu saja setelah kegiatan ini. Setiap hari Sabtu kami membuka ruang konsultasi di Kantor Dinas Pendidikan untuk mendampingi operator sekolah dalam menyelesaikan kendala teknis secara mandiri,” ujar Siti Khotija.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar pengelolaan administrasi sekolah tidak lagi menjadi beban, melainkan proses yang mudah, sistematis, dan berkelanjutan.

Selain aspek teknis, Siti Khotija juga menekankan pentingnya integritas dan kejujuran data dalam penginputan data siswa, khususnya pada sistem Dapodik.

Ia mengingatkan bahwa kesalahan atau manipulasi data dapat berdampak langsung pada meningkatnya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Halmahera Selatan.

“Data yang tidak jujur, seperti siswa yang masih aktif tetapi terdata keluar, akan berdampak pada meningkatnya ATS. Kejujuran data sangat menentukan ketepatan sasaran bantuan dan akurasi perencanaan pendidikan daerah,” tegasnya di hadapan peserta.

Baca Juga :  600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan

Dalam sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan Halsel juga menegaskan sejumlah poin strategis, di antaranya:

  1. Sinergi Kepala Sekolah dan Operator, agar kebijakan anggaran selaras dengan eksekusi data dan laporan keuangan lebih akuntabel.
  2. Optimalisasi ARKAS dan PIP, guna memastikan pelaporan BOSP berjalan real-time serta penyaluran PIP tidak terhambat kendala data.
  3. Efisiensi Kerja, melalui peralihan dari pelaporan manual ke sistem digital yang lebih cepat dan efektif.
  4. Pendampingan Intensif, dengan fasilitas konsultasi rutin setiap Sabtu untuk memperkuat kemandirian operator sekolah.

Dengan hadirnya pasangan Kepala Sekolah dan Operator dari berbagai jenjang pendidikan, Dinas Pendidikan Halmahera Selatan optimistis kualitas tata kelola pendidikan di Bumi Saruma akan semakin profesional, transparan, serta berorientasi pada kejujuran dan akurasi data. (tim)

Editor: alif

Berita Terkait

600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan
HUT ke-81 TNI di Halsel, Bupati Bassam dan Wabup Helmi Tekankan Sinergi Bersama Rakyat
Bupati Bassam Kasuba Buka FGD RDTR dan KLHS, Dorong Tata Ruang Halsel Lebih Terarah
Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel
Kuasa Hukum Ahli Waris Hentikan Aktivitas PT IWIP, Desak Hak Lahan 7 Hektare Diselesaikan
Hormati Sejarah Kesultanan Bacan, Nama Bandara Labuha Diusul Jadi Sultan Oesman Shadiq
Bapenda Halsel Perkuat Pendataan Pajak, Sarjan Jafar Serahkan SPPT PBB-P2 2026
Wabup Helmi Sampaikan Dua Ranperda di Paripurna, Regulasi Bank dan Pilkades Jadi Fokus

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:26 WITA

600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:10 WITA

HUT ke-81 TNI di Halsel, Bupati Bassam dan Wabup Helmi Tekankan Sinergi Bersama Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:29 WITA

Bupati Bassam Kasuba Buka FGD RDTR dan KLHS, Dorong Tata Ruang Halsel Lebih Terarah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:53 WITA

Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:22 WITA

Kuasa Hukum Ahli Waris Hentikan Aktivitas PT IWIP, Desak Hak Lahan 7 Hektare Diselesaikan

Berita Terbaru