HALSEL, MALUKU UTARA — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, Asia Hasjim, SKM., M.Kes., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) Bakti Husada Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Halmahera Selatan masa bakti 2026–2031.
Pengukuhan Mabisaka dan Pimpinan Saka Bakti Husada tersebut dilakukan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Halmahera Selatan, Ny. Rifa’at Alsa’adah Bassam, Selasa (6/10/2026), di Gedung Aula Penginapan Fira, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan.
Pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam mendukung pembangunan kesehatan di Halmahera Selatan. Peran Saka Bakti Husada diharapkan tidak sebatas kegiatan organisasi, tetapi mampu melahirkan edukasi dan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Selain Asia Hasjim, sebanyak 32 kepala puskesmas se-Kabupaten Halmahera Selatan turut dikukuhkan sebagai bagian dari jajaran Saka Bakti Husada. Keterlibatan para kepala puskesmas tersebut diharapkan semakin memperkuat jejaring pelayanan dan edukasi kesehatan hingga ke wilayah-wilayah masyarakat.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Ikrar Majelis Pembimbing Saka dan Pimpinan Saka Bakti Husada. Selanjutnya dilakukan penandatanganan naskah ikrar serta penyematan tanda jabatan oleh Ketua Kwarcab kepada jajaran Majelis Pembimbing Saka dan pengurus yang dikukuhkan.
Dalam sambutannya, Ny. Rifa’at menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, pengukuhan kepengurusan baru harus dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab dan pengabdian, bukan sekadar agenda seremonial organisasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ini merupakan bentuk komitmen untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan masyarakat melalui program-program kesehatan,” tegas Ny. Rifa’at.
Menurutnya, keberadaan Saka Bakti Husada harus mampu menghadirkan program yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran yang baru dikukuhkan memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjalankan kegiatan di wilayah masing-masing.
Keterlibatan 32 kepala puskesmas dinilai menjadi kekuatan penting karena mereka memiliki akses langsung terhadap masyarakat melalui jaringan pelayanan kesehatan di berbagai kecamatan.
Ny. Rifa’at juga mendorong adanya perekrutan anggota Pramuka dan relawan baru untuk memperluas jangkauan program Saka Bakti Husada. Enam krida yang dimiliki Saka Bakti Husada diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah edukasi kesehatan bagi generasi muda dan masyarakat.
Ia meminta seluruh anggota Gerakan Pramuka Halmahera Selatan bekerja dalam satu komando dengan menjunjung tinggi disiplin, tata krama dan semangat pengabdian.
“Mulailah dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Jadilah contoh dalam menjaga kesehatan dan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat,” pesannya.
Dengan penguatan kepengurusan tersebut, Saka Bakti Husada Kwarcab Halmahera Selatan diharapkan mampu menjadi salah satu ujung tombak edukasi kesehatan berbasis kepemudaan dan kerelawanan, sekaligus memperkuat semangat Pramuka untuk hadir dan mengabdi di tengah masyarakat. (Slm)
Editor: Alif

















