HALSEL, MALUKU UTARA — Setelah berbulan-bulan dilanda kemarau, masyarakat Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, akhirnya kembali merasakan turunnya hujan pada Selasa (13/10/2026).
Hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 09.00 hingga 11.15 WIT disambut penuh rasa syukur oleh warga. Turunnya hujan menjadi kabar melegakan setelah masyarakat melewati periode cuaca kering yang menimbulkan kekhawatiran.
Salah seorang warga Gane Luar, Sahril, mengungkapkan rasa syukurnya atas hujan yang turun pada pagi hari tersebut. Ia menyebut hujan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut disyukuri.
“Alhamdulillah, hujan ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang diberikan kepada kami. Setelah beberapa bulan merasakan dampak kemarau, akhirnya hujan turun,” ungkap Sahril.
Menurutnya, kemarau yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir membuat masyarakat khawatir terhadap kondisi lingkungan dan ketersediaan air. Karena itu, turunnya hujan menghadirkan kelegaan sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi warga.
Bagi masyarakat Gane Luar, hujan kali ini bukan sekadar perubahan cuaca, melainkan juga harapan agar kondisi lingkungan berangsur pulih setelah melewati musim kering yang berkepanjangan.
Warga berharap hujan dapat kembali turun secara berkala sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terbantu dan dampak kemarau tidak lagi terlalu membebani kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, warga masih berharap kondisi cuaca terus membaik. Dampak hujan terhadap ketersediaan air dan pemulihan lingkungan setempat tentu masih perlu dilihat dalam beberapa waktu ke depan.
Turunnya hujan pada Selasa pagi itu menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Gane Luar. Setelah berbulan-bulan menanti, rintik hujan membawa kelegaan dan harapan agar kondisi alam kembali membaik. (Slm)
Editor : Alif
















