MOROTAI, sibelanews.id – Rumah Baca Kreatif Perpustakaan Desa Yayasan Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara menggelar Workshop Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Rabu (31/05/2023).
Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Perpustakaan Desa Kantor Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, yang dihadiri oleh puluhan peserta perwakilan masing-masing desa dari unsur pemerintah dan pengelola PerpusDes atau Komunitas Literasinya.
Peserta yang turut hadir terdiri dari Pengurus Taman Baca Desa Galo-Galo, Pengelola Taman Baca Wahdania Desa Morodadi, Perangkat Desa Morodadi, Pengelola Perpustakaan Desa Institut Literasi Desa Daruba, Perangkat Desa Darame, Kepala Desa Momojiu, Kepala Desa dan jajaran Perangkat Desa Yayasan serta Narasumber Sekeratris Dinas PMD Kab. Pulau Morotai dan Narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kab. Pulau Morotai yang diwakili oleh Bung Opik yang sekaligus sebagai Penulis Pulau Morotai yang sebentar lagi akan meloncengkan Penerbitan Buku keduanya dengan judul Etalase Pemuda dan Literasi di Maluku Utara.
Dalam sesi workshop berlangsung, Bung Opik menyampaikan dengan terus terang bahwa Perpustakaan sebagai wadah menampung Literasi dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Kabupaten Pulau Morotai terus melakukan pembenahan diri dalam merealisasikan Program TPBIS dengan merencanakan membuat inovasi MOBILE atau Morotai Bacarita Literasi.
“Kami juga sedang melakukan pengadaan buku senilai 200.000.000 juta rupiah dengan mengakomudir usulan judul buku yang disampaikan oleh pihak Universitas Pasifik Morotai”,ucapnya.
Sementara sekertaris Dinas PMD mengatakan bahwa pentingnya keterlibatan seluruh masyarakat dalam mengikuti Musyawarah Desa agar seluruh aspirasi masyarakat bisa terakomudir dalam realisasi Dana Desa.
“Semua dikembalikan kepada Pemerintah Desa dalam merealisasikan Dana Desa sesuai skala prioritas sebagaimana regulasi mengaturnya”,ujarnya.
Terpisah, Suratman Dano Mas’ud selaku Master Trainer Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Maluku Utara mengatakan ” Program TPBIS ini telah diluncurkan Perpusnas RI sejak tahun 2018. DPKD Kab. Pulau Morotai menjadi mitra program sejak Tahun 2020 dan PerpusDes Desa Yayasan menjadi mitra sejak 2021 hingga saat ini”.
Dalam implementasinya, PerpusDes Desa Yayasan bersama Pemerintah Desa selalu berkomitmen melaksanakan program TPBIS. Dengan melibatkan masyarakat pada setiap pelaksanaan program serta memaksimalkan layanan perpustakaan dan membangun dukungan pihak lain untuk pelaksanaa program berkelanjutan.
“Perpustakaan saat ini telah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat umum guna memanfaatkan fasilitas yang tersedia di perpustakaan serta mengikuti program peningkatan skill serta kecakapan hidup guna mencapai tujuan nasional yakni meningkatkan taraf hidup masyarakat”,ujarnya (Red).
















