Ternyata Isu Ijazah Usman Sidik Di SMP 3 Kayoa Itu Hoax, Ini Penjelasan Kepsek

Rabu, 21 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Kayoa, Fatah Kadir.

Foto Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Kayoa, Fatah Kadir.

TERNATE, SibelaNews.id – Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Kayoa, Fatah Kadir secara tegas menyatakan pemberitaan di beberapa Media Online terkait ijazah SMP Calon Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik adalah bohong dan tidak benar (Hoax).

Sebab, selama ini saya tidak pernah ditemui wartawan (diwawancara) soal ijazah SMP milik Usman Sidik, tiba-tiba munculnya berita di beberapa media online seolah-olah saya yang berkomentar, ungkapa Fahtah Kadir kepada media ini, pada Senin (19/10/2020) kemarin.

“Saya kaget tiba-tiba ada berita di beberapa media online yang mencatut nama saya, jabatan saya dan nama sekolah kami SMP Negeri 3 Kayoa soal ijazah SMP Cabup Halsel Usman Sidik. Sementara itu, saya tidak pernah ditemui wartawan (diwawancara) terkait berita tersebut, maka saya berkesimpulan bahwa berita tersebut tidak benar dan bohong (HOAX),” kata Fatah Kadir.

Fatah Kadir (Kepsek) SMP Negeri 3 Kayoa, kepada media ini mengakui bahwa Calon Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik adalah Alumni SMP Swasta Waidoba Orimakurunga (kini SMP Negeri 42 Halsel) bukan Alumni SMP Negeri 3 Kayoa.

“Calon Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik adalah benar-benar Alumni SMP Swasta Waidoba Orimakurunga Kayoa, bukan Alumni SMP Negeri 3 Kayoa,” tegas Fatah Kadir.

Fatah juga menceritrakan bahwa pertengahan bulan September 2020 beberapa waktu lalu, dirinya pernah didatangi oknum polisi mengaku bertugas di Polda Maluku Utara dan memperlihatkan foto copy ijazah milik salah satu siswa di SMP Negeri Kayoa tamatan tahun 1989. Kemudian oknum anggota polisi tersebut bertanya kepada Fatah apakah nama Usman Sidik juga Alumni SMP Negeri 3 Kayoa (dulu SMP Negeri Kayoa), Fatah menjawab kalau Cabup Halsel Usman Sidik adalah Alumni SMP Swasta Waidoba Orimakurunga Kayoa, bukan Alumni SMP Negeri 3 Kayoa, ungkap Fatah kepada oknum anggota polisi.

Baca Juga :  Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

Selanjutnya, Kepala SMP Negeri 3 Kayoa, Fatah Kadir meminta oknum anggota polisi kalau mau ingin kebenaran asal sekolah Usman Sidik, sebaiknya bapak bertemu saja salah satu mantan guru (Kepsek) SMP Swasta Waidoba Orimakurunga Kayoa, La Ode Heba alamat rumahnya di belakang RRI Ternate, karena saya Kepsek di SMP Negeri 3 Kayoa, bukan Kepsek di SMP Swasta Waidoba Orimakurunga Kayoa (kini SMP Negeri 42 Halsel), ujar Fatah kepada oknum anggota polisi saat itu.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Kayoa, Fatah Kadir juga mengakui bahwa dirinya pernah dihubungi pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel memberitahukan bahwa mereka akan turun ke SMP Negeri 3 Kayoa guna memeriksa dokumen siswa tamatan tahun 1989. Namun pada saat pihak Dikbud Halsel turun ke SMP Negeri 3 Kayoa dirinya berada di Ternate dan Fatah meminta operator sekolah menyerahkan dokumen siswa tahun 1989, akui Fatah.

Lanjut Fatah, soal isu ijazah SMP milik Cabup Halsel Usman Sidik selama ini saya sendiri baru ditemui oknum anggota Polda Maluku Utara namun saya lupa namanya, kemudian petugas dari Dikbud Halsel pernah turun ke sekolah mengambil dokumen siswa beberapa waktu lalu.

“Namun beredar isu saya pernah rapat sama-sama Bupati Halsel dan Kadikbud Halsel itu tidak benar hanya isu murahan saja, saya bicara jujur selama ini hanya saya ditemui oknum polisi, kemudian saya sendiri bertemu mantan Kepsek SMP Swasta Waidoba Orimakurunga, La Ode Heba di rumahnya belakang RRI Ternate dan menanyakan ijazah SMP milik Usman Sidik dengan tujuan saya baik, agar dari Dikbud Halsel meminta data dan informasi saya bisa menjelaskan, bukan bertemu La Ode Heba dengan tujuan mencari masalah Cabup Halsel Usman Sidik”, tutup Fatah Kadir. (red)

Baca Juga :  Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu

Berita Terkait

Gema Saruma Beraksi! Halsel Launching Sekolah Lansia SIDAYA MODE TAPSO
Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu
Asia Hasyim Kukuhkan Pimpinan Saka Bakti Husada Halsel, Dorong Pramuka Aktif di Bidang Kesehatan
Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat
Revisi Perda BPRS Saruma Perkuat Status Perseroda dan Tata Kelola Bank Daerah
600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan
HUT ke-81 TNI di Halsel, Bupati Bassam dan Wabup Helmi Tekankan Sinergi Bersama Rakyat
Bupati Bassam Kasuba Buka FGD RDTR dan KLHS, Dorong Tata Ruang Halsel Lebih Terarah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:11 WITA

Gema Saruma Beraksi! Halsel Launching Sekolah Lansia SIDAYA MODE TAPSO

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:56 WITA

Asia Hasyim Kukuhkan Pimpinan Saka Bakti Husada Halsel, Dorong Pramuka Aktif di Bidang Kesehatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:16 WITA

Revisi Perda BPRS Saruma Perkuat Status Perseroda dan Tata Kelola Bank Daerah

Berita Terbaru