MOROTAI DALAM PEMBANGUNAN DIMENSI KE TIGA

Kamis, 9 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Suratman Dano Mas'ud.

Gambar : Suratman Dano Mas'ud.

Oleh : Suratman Dano Mas’ud

“Harapan masa depan Bangsa ada di Samudera”. Ir. Joko Widodo-Presiden RI

Semenjak perhelatan ajang Sail Morotai yang dilaksanakan pada 2012 silam, menjadikan Morotai makin dikenang dimasa modern ini. Daerah yang baru dimekarkan pada tahun 2008, terlepas dari Kabupaten induk awalnya di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 53 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Pulau Morotai. Kini, diusianya yang ke 14 tahun, perkembangannya hampir sejajar dengan kabupaten/kota yang telah lebih dahulu dimekarkan.

Hal ini tidak terlepas dari dukungan oleh kebijakan pemerintah pusat dan daerah semisal, morotai ditetapkan sebagai 10 Bali Baru sebagai upaya pengembangan sektor pariwisatanya, penetapan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, bagian dari daerah kategori 3T, Kawasan Sentral Pengembangan Nasional, dan berbagai kebijakan lainnya yang mendorong pembangunan dari segala arah atau dengan kata lain, pemerataan dari hulu hingga ke hilir.

Morotai, yang daerahnya barada diperbatasan negara Indonesia bagian timur diposisi utara yang berbatasan langsung dengan philipina dan kepulauan palao, merupakan gerbang pasifik bagi pertumbuhan ekonomi di Asia Pasifik mendatang. Untuk menuju kearah itu semua, kesiapan akan ketersediaan pelabuhan Internaaional sebagai pemasok barang-barang domestik dari berbagai negara tetangga seperti posisi Batam dan Singapura saat ini  dan terbukanya fasilitas penerbangan Internasional dengan mengoptimalkan situs sejarah tuju landasan udara terbesar di dunia saat perang duni ke dua di Asia Pasifik yang menjadikan morotai sebagai pangkalan militer sekuru terakhir, sangat diharapkan.

Pemerintah Republik Indonesi, dalam hal ini Joko Widodo selaku Presiden RI melalui Nawacita sebelumnya yakni pembangunan Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan yang menegaskan indikator pemerataan pembangunan antar wilayah terutama desa, kawasan timur Indonesia dan kawasan perbatasan. Selain itu juga, poin tentang menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara dengan upaya penegasan kedaulatan maritim sebagai pembangunan laut Indonesia serta menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Baca Juga :  Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Pada masa awal kepemimpinannya yang kedua, Presiden Joko Widodo juga menegaskan dalam Visi untuk Indonesia 2019-2024 menjadikan pembangunan infastuktur sebagai konsentrasi untuk menyambungkan dengan kebijakan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Pariwisata dan Morotai juga merupakan target daerah pembangunan di dalamnya.

Di tengah perkembangan zaman yang makin pesat serta tuntutan pengembangan Iptek serta kebutuhan akan pentingnya penegasan kedaulatan negara diperbatasan, di langsir dari media ternama di Indonesia asumsi.co, melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Indonesia bakal membangun bandara antariksa untuk roket penerbit satelit yang tidak hanya dijadikan sebagai fasilitas riset semata, namun juga sebagai bisnis peluncuran satelit dan Morotai Maluku Utara merupakan salah satu opsi daerahnya.

Media CNN Indonesia juga melangsir pada 26 september 2021, yang juga dipublis oleh media lokal halmaherapost, menurut Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko, bahwasanya pembangunan roket sendiri bisa dilakukan setelah dua syarat terpenuhi, yakni kesiapan lahan untuk membangun bandara antariksa dan serta investor untuk memulai pembangunan tersebuat. Bandara ini juga nantinya tidak hanya sekedar fasilitas negara untuk riset, tetapi juga untuk bisnis peluncuran satelit. Dilain sisi juga, posisi Indonesia sangat menguntungkan secara geografis untuk peluncuran satelit. Hal ini berkaitan dengan potensi penghematan bahan bakar karena posisi geografis Indonesia. Dengan adanya bandara antartika ini, diharapkan Indonesia memiliki kemandirian dalam meluncurkan satelit untuk komunikasi, surveilans, mitigasi perubahan iklim, mitigasi bemcana, dan sebagainya.

Penulis yang juga merupakan pemuda yang terlahir di atas tanah dengan julukan “Bumi Moro atau Negeri Moro” ini mengajak kepada seluruh masyarakat morotai tanpa meilih apalagi memilah, mari kita terus mendukung program pemerintah yang mengedepankan kepentingan masyarakat serta keutuhan NKRI diwilayah perbatasan. Jika ada kebijakan atau program yang tidak berpihak kepada masyarakat, saya juga menyarankan agar kita lebih berani mengkritik dan mengawal setiap program yang dijalankan demi kepentingan kita semua dan kejayaan serta kemajuan daerah kita morotai kedepan lebih baik.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi "Gerak Epid" Raih Apresiasi Tertinggi

*Selamat Hari Laut sedunia..!!!

Al-Munawar, Taranoate, 09 Juni 2022

Berita Terkait

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel
Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal
Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi
Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan
Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan
SIAGA SATU Tembus Panggung Nasional, Fadjri Kambey Paparkan Inovasi Penanganan Kemiskinan Terpadu Halsel di PKN II LAN RI
Jelang Mubes II, IKB Bobawa Maluku Utara Matangkan Persiapan, Ardian Ludin Ajak Warga Perkuat Persatuan
PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:16 WITA

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:07 WITA

Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:05 WITA

Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:10 WITA

Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:40 WITA

Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan

Berita Terbaru