HALSEL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, melalui Dinas Pendidikan bekerjasama dengan pokja bunda PUAD dan forum komunikasi PAUD SD melaksanakan sosialisasi sekaligus menandatangani komitmen bersama Bunda PAUD Kabupaten dalam “Gerakan Transisi PAUD ke SD Menyenangkan dilanjutkan dengan bimbingan teknis peningkatan kapasitas pendidik perubahan pembelajaran yang mengembangkan kemampuan fondasi. Acara ini dilaksanakan di aula kantor Dinas Pendidikan Halmahera Selatan selama 2 hari, yakni Minggu-senin tanggal 18-19 Agustus 2024.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten, Ny. Rifa’at Al Sa’adah Bassam, perwakilan dari BPMB Provinsi Maluku Utara, serta kepala-kepala sekolah TK SD, himpaudi, forum komunikasi PAUD SD, PKK dan beberapa organisasi lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan, Siti Khodijah menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan memiliki beberapa program penting pada tahun 2024. Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, khususnya dalam bidang pendidikan, sangat berkomitmen dan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, SDM merupakan fondasi utama dari sebuah peradaban bangsa, dan oleh karena itu, pada tahun 2024, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan berupaya membangun pendidikan di Halmahera Selatan dengan memfokuskan pada pengembangan pribadi para pelaku pendidikan.
Siti Khodijah juga menjelaskan program-program spesifik yang akan dijalankan, seperti Pembinaan Siswa Berbasis Nilai (PSBN) dan Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai (PABN). Program PABN akan melibatkan pengawas, kepala sekolah, guru, dan siswa, di mana semuanya diwajibkan untuk mengikuti pembinaan ini.
Lebih lanjut, Kadis Pendidikan menekankan komitmen Pemerintah Daerah untuk memastikan bahwa semua tenaga pendidik yang belum memiliki gelar sarjana akan difasilitasi untuk meraih gelar tersebut melalui beasiswa senyum unggul dan RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Dalam APBD perubahan, akan dimulai dengan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang merupakan program dua tahun untuk membantu tenaga pendidik meraih gelar sarjana. Kadis Pendidikan menjelaskan bahwa tenaga pendidik yang telah mengajar di kelas setiap hari dianggap telah dianggap lulus untuk beberapa mata kuliah tertentu.
Pemerintah juga telah menyebarkan link pendaftaran bagi mereka yang ingin mengikuti program ini, dengan seleksi awal dilakukan untuk memastikan komitmen peserta. Kadis Pendidikan menekankan pentingnya seleksi ini untuk menghindari kerugian bagi Pemda. MoU yang akan ditandatangani oleh penerima beasiswa uga akan mencakup syarat-syarat khusus terkait hal ini.
Kadis Pendidikan berharap bahwa melalui seleksi awal ini, komitmen peserta dapat terbaca dengan jelas, sehingga bonus yang didapatkan benar-benar merupakan hasil dari usaha dan ikhtiar mereka.
Peserta bimtek akan mendapatkan sertifikat dari BPMP maluku utara sebgai bukti pegiatan dengan syarat para alumni telah melakukan aksi nyata dan diunggah dalam dasbor. Dengan demikian maka akan terjadi pengimbasan secara maksimal. (**)

















