HALSEL, MALUKU UTARA – Pelaksanaan event-event daerah terbukti memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan. Salah satunya melalui Saruma Festival, yang mampu menggerakkan perputaran ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
Selama pelaksanaan festival, berbagai sektor ekonomi rakyat ikut merasakan manfaat, mulai dari pedagang kaki lima, penjual makanan dan minuman, jasa parkir, hingga transportasi lokal. Aktivitas jual beli meningkat seiring membludaknya jumlah pengunjung yang datang menikmati rangkaian kegiatan festival.
Setiap transaksi yang terjadi menciptakan efek berganda (multiplier effect). Ketika pengunjung berbelanja, pedagang membeli bahan baku dari pemasok lokal, pemasok mempekerjakan tenaga kerja, dan roda ekonomi pun terus berputar. Inilah dampak ekonomi riil yang dihasilkan dari sebuah event publik.
UMKM menjadi sektor yang paling cepat merasakan manfaat. Melalui stan-stan kuliner, kerajinan tangan, produk kreatif hingga fesyen lokal, para pelaku usaha mendapat ruang promosi langsung kepada pasar yang lebih luas. Tidak hanya meningkatkan penjualan, event juga memberi eksposur merek, peluang membangun jejaring, serta validasi produk di pasar nyata.
Selain itu, event berskala besar seperti Saruma Festival turut mendorong sektor pariwisata. Tingkat hunian hotel dan homestay meningkat, restoran dan kafe ramai pengunjung, serta destinasi wisata lokal ikut dikunjungi. Bahkan, promosi daerah berjalan secara organik melalui unggahan media sosial para pengunjung.
Kepedulian Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam menghadirkan event-event publik dinilai memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan daerah, melalui peningkatan pajak hotel, restoran, retribusi, hingga aktivitas usaha masyarakat. Pendapatan tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, serta penguatan UMKM dan ekonomi kreatif.
Salah seorang pedagang kecil, Ibu Eni, asal Desa Tembal, mengaku sangat merasakan dampak positif dari pelaksanaan event-event daerah yang rutin digelar.
“Dengan adanya event seperti ini, jualan kami meningkat jauh dibandingkan saat tidak ada kegiatan. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah, terutama Bapak Bupati dan Wakil Bupati, yang hampir setiap bulan menghadirkan event di kawasan UMKM Milenial,” ujar Ibu Eni kepada Sibelanews.id, Rabu malam (31/12/2025).
Ia mengungkapkan, dari hasil berjualan kacang rebus, jagung, dan air mineral selama event berlangsung, pendapatannya bisa mencapai jutaan rupiah per hari, berkat ramainya pengunjung.
Hal senada disampaikan Ibu Ica, pedagang es blender dan aneka makanan ringan asal Desa Mandaong. Menurutnya, kehadiran event Saruma Festival sangat membantu perekonomian keluarganya.
“Alhamdulillah, akhir-akhir ini kami merasa sangat terbantu. Jualan meningkat signifikan dan kebutuhan ekonomi jadi lebih baik,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Ia berharap Pemerintah Daerah terus menggelar event-event besar ke depan karena dinilai mampu mempercepat pergerakan ekonomi lokal.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin, yang sudah sangat membantu kami para pedagang kecil. Semoga beliau selalu sehat,” tutupnya. (red/tim)
















