Disambut Sebagai Anak Mantu, Istri Cabup Bassam Kasuba di Tandu Ibu-Ibu Desa Kuo

Minggu, 6 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Ibu Rifa’at Al sa’adah saat di Tandu Ibu-Ibu Desa Kuo.

Gambar : Ibu Rifa’at Al sa’adah saat di Tandu Ibu-Ibu Desa Kuo.

HALSEL – Kampanye Calon Bupati Halmahera Selatan nomor urut 3, Bassam Kasuba, di Desa Kuo berlangsung dengan sambutan yang istimewa. Kedatangan Bassam dan istrinya, Rifa’at Al Sa’adah, diiringi dengan Tarian Cakalele, sebuah tarian perang tradisional Maluku Utara yang menggambarkan keberanian dan kegagahan. Selain itu, Rifa’at ditandu sebagai bagian dari tradisi masyarakat Togale.

Ketika ditanyakan mengenai alasan menandu istri Bassam, para ibu-ibu desa Kuo menjelaskan bahwa dalam adat Togale, menandu perempuan merupakan simbol kecintaan dan penghargaan. Ini menandakan bahwa tamu yang datang bukanlah sekadar tamu biasa, tetapi sudah dianggap sebagai anak mantu, yakni anggota keluarga yang dibawa pulang oleh anak mereka.

“Bagi torang, ngoni datang bukan untuk kampanye, tapi datang bawah mohoka (anak mantu),” ungkap salah seorang ibu dengan senyum penuh arti.

Bassam, dalam orasinya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Kuo. Ia merasa terharu dengan penyambutan yang begitu hangat, seolah-olah ia kembali ke rumah, bukan sekadar datang sebagai seorang calon bupati.

Gambar : Istimewah

“Terima kasih kepada keluarga Kuo yang sudah menerima kami sebagai bagian dari keluarga dengan sambutan yang penuh cinta. Saya menyadari bahwa tanpa kalian, saya bukan siapa-siapa. Hari ini, saya bangga karena keluarga Kuo tetap bersama saya,” kata Bassam dengan penuh haru.

Istri Bassam, Rifa’at Al Sa’adah, juga turut menyampaikan rasa terima kasihnya. Saat memperkenalkan diri, masyarakat langsung merespons dengan sorak sorai, menyebutnya sebagai “tong pe anak mantu,” yang semakin memperkuat ikatan keluarga antara mereka.

“Terima kasih banyak, mama, papa, oma, opa, karena sudah menerima saya sebagai bagian dari keluarga Kuo. Tolong tegur dan nasihati saya jika suatu saat saya salah,” kata Rifa’at dengan penuh rendah hati.

Baca Juga :  Bupati Bassam Kasuba Buka FGD RDTR dan KLHS, Dorong Tata Ruang Halsel Lebih Terarah

Kampanye ini tidak hanya memperlihatkan dukungan politik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan emosional antara Bassam Kasuba serta masyarakat Desa Kuo, menciptakan suasana yang sarat dengan nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi lokal. (alif)

Berita Terkait

Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu
Asia Hasyim Kukuhkan Pimpinan Saka Bakti Husada Halsel, Dorong Pramuka Aktif di Bidang Kesehatan
Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat
Revisi Perda BPRS Saruma Perkuat Status Perseroda dan Tata Kelola Bank Daerah
600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan
HUT ke-81 TNI di Halsel, Bupati Bassam dan Wabup Helmi Tekankan Sinergi Bersama Rakyat
Bupati Bassam Kasuba Buka FGD RDTR dan KLHS, Dorong Tata Ruang Halsel Lebih Terarah
Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:56 WITA

Asia Hasyim Kukuhkan Pimpinan Saka Bakti Husada Halsel, Dorong Pramuka Aktif di Bidang Kesehatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:16 WITA

Revisi Perda BPRS Saruma Perkuat Status Perseroda dan Tata Kelola Bank Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:26 WITA

600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan

Berita Terbaru