MOROTAI, SibelaNews.id – Sejumlah warga yang berada di Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kecam dan keluh terhadap Pemerintah Desa yang dinilai tidak adil dalam pemerataan bantuan Dapur Sehat.
Sebagaimana yang disampaikan oleh salah seorang warga yang namanya enggan dipublis oleh media ini, Jum’at (29/10/2021) mengatakan mereka sangat kecewa dengan pemerintah Desa, terkait pemerataan bantuan dapur sehat.
“Jujur kami sangat kecewa terhadap pemerintah desa, karena kami merasa tidak adil dalam pemerataan bantuan dapur sehat”ungkapnya
Padahal, ketika Pak Bupati melakukan kunjungan di Sangowo Barat dalam rangka pemberian bonus 1,4 Milyar terhadap masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi. Pada waktu itu, pernah dibacakan oleh Pak Pardi salah satu Kabid di dinas Perkim Pulau Morotai untuk nama-nama warga yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik itu RTLH maupun Dapur Sehat, katanya
Ia menambahkan bahwa nama-nama yang sudah dibacakan itu termasuk nama saya sendiri juga ada, dan beberapa warga yang lain. Nama-nama itulah yang mendapatkan bantuan RTLH dan Dapur Sehat, jelas salah satu sumber kepada media ini.
Namun, kenyataannya berbicara lain disaat nama-nama itu sudah diberikan kepada pemerintah desa. “Ya, tiba-tiba nama-nama yang pernah dibacakan pada saat Pak Bupati berkunjung itu, ada beberapa nama yang dirubah dan diganti oleh Pemerintah Desa itu sendiri, termasuk nama saya juga dirubah dan dihilangkan. Pada akhirnya, nama-nama warga yang belum ada didalam daftar penerimaan bantuan itu, diadakan karena mereka sudah ganti dengan nama yang lain. Inikan aneh” ucap dengan nada kesalnya
“Sudah tidak betul dan tidak benar lagi kerja pemerintah desa. Dan bahkan ada warga yang sudah mendapatkan RTLH, tapi mereka masih bisa mendapatkan bantuan Dapur Sehat lagi. Inikan aneh-aneh saja” ungkpan
Hal ini bukan masalah kecemburuan sosial, ucap dia, mereka merasa telah dibodohi dan dibohongi oleh Pemerintah Desa, untuk itu kami butuh penjelasan yang benar dari Pemerintah Desa. Dan bukannya seorang pemimpin itu, harus mengutamakan warganya dulu, bukan pribadinya yang diutamakan, dimana keadilan jika hal tersebut dilakukan oleh pemimpin seperti itu.
Apakah ini, yang dinamakan dengan keadilan? Kalaupun bisa, kenapa Kepala Desa tidak memberikan penjelasan kepada kami, kenapa nama kami sudah tidak ada dalam daftar penerimaan bantuan dapur sehat itu, kecamnya
Nah, anehnya lagi “dimalam Selasa (25/10/2021) pihak pemerintah desa melakukan rapat, tapi tidak mengundang masyarakat dalam rapat itu. Ini sebenarnya ada apa? Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah desa agar kiranya dalam setiap rapat yang berkaitan dengan hal-hal desa bisa undang masyarakat lagi. Apalagi pembahasan soal bantuan-bantuan pemerintah” ujarnya
Sementara Kepala Desa Sangowo Barat Muslim Siruang saat dihubungi oleh media ini lewat Via WhatsApp dan sms serta Via telpon tidak memberikan jawaban hingga berita ini ditayangkan, (Tir/red)

















