TIDORE, sibelanews.id – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba menghadiri kegiatan launching Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak, bersama Ibu I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si sebagai Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI).
Kegiatan launching dilaksanakna di wisata Tugulufa, Desa Tuguwaji, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, pada Kamis (19/05/2022). Dalam pantauan meida ini wakil Gunernur Maluku Utara yang hadir didampingi sekda, dan Bupati/Walikota se-Maluku Utara serta para tamu dan undangan.
Dalam sambuatan wakil Gubernur Maluku Utara H Ali Yasin menyampaikan selamat datang ibu Mentri PPPA RI di Maluku Utara, dan ucapn yang sama di sampaikan Wagub, pada tahun 2021 telah memberikan penghargaan berupah anugrah, tingkat pertama kepada pemerintah provinsi Maluku Utara.
“Semoga dengan kedatangan ibu Mentri, kedepanya pemerintah Maluku Utara banyak mendapatkan penghargaan demi kemajuan. Stategi arah pembangunan provinsi Malut pada visi tatakelolah pemerintahan yang baik, dan berkeadialan, bagaimana meningkatnya kualitas hidup dan peran perempuan bidang politik dan sebagai urusan persamaan jender untuk mengakhiri kekerasan perempuan dan anak”,ungkap Wagub.
Penting untuk dicatat bahwa pemerintah desa atau kelurahan merupakan kunci utama dalam penyiapan sumberdaya manusia (SDM) dan berdaya saing pada masa kini dan masa yang akan datang dalam menyongsong generasi emas Indonesia di tahun 2045 ini berarti selama hampir 25 tahun, pemerintah desa sangat menentukan keberhasilan dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di desa.
“Saya menitipkan harapan besar kepada pemerintah pusat untuk memperhatikan usulan-usulan dari dinas pemberdaya perempuan dan perlindungan anak mengingaat banyak peristiwa kekerasan yang terjadi di daerah ini, yang melibatkan perempuan dan anak”,ucapnya.
Lanjutnya, “Saya berharap persoalan-persoalan ini di Maluku Utara dapat di atasi dengan kerja sama semua pihak, Kami berharap momentum yang sangat baik ini dapat menjadi awal yang baik, baik kinerja nyata kita dalam rangka memperdayakan perempuan dan perlindungan anak mulai dari pusat hingga Desa membangun dan mengembangkan daerah.
Terpisah, Ibu I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E, M.Si sebagai Mentri PPPA RI mengatakan sebagimana komitmen konstitusi UUD RI 1945 sudah sepatuhnya setiap sektor pembangunan mengedepankan prinsip kesetaraan keadialan dan ingkusifitas.
Pembangunan SDM menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan nasional, berbagai sumber menunjukan tinginya tingakat partisipasi antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan serta dalam tingkat kualitas anak berbanding lurus dengan kemajuan dan kesejatraan suatu bangsa.
“Perempuan dan anak merupakan sumberdaya manusia yang sangat penting yang harus kita lindung dan perdayakan”tutur Ibu Bintang.
Kata bu I Gusti Ayu Bintang Darmawati, kita melihat dari populasi penduduk Indonesia perempuan mengisi 49,48% demikian juga anak 30,1%, kalau kita melihat di daerah tidak akan jauh skemanya, maka akan menjadi penting jadi perhatian kita untuk memberikan perhatian serius kepada perempuan dan anak.
“Perempuan adalah tiang negara demikian juga anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, makanya akan menjadi penting. Perlindungan anak untuk kita bergerak bersama karena hal ini tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah pusat saja tetapi kita sinergi koraborasi lintas stakeholder itu akan jadi penting”,tutup bu I Gusti Ayu Bintang Darmawati. (alif).

















