Penyuluh Agama Islam Non PNS Desak Pemkot Tidore Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji

Jumat, 10 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Haryati Abd. Gani, Penyuluh Agama Islam Non PNS Tidore Kepulauan

Foto: Haryati Abd. Gani, Penyuluh Agama Islam Non PNS Tidore Kepulauan

TIDORE, SibelaNews.id – Keberadaan guru ngaji menjadi sangat penting bagi unjuk tombak pemberantasan buta aksara Al-Qur’an. Namun, minim dari perhatian Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Haryati Abd. Gani, salah satu Penyuluh Agama Islam Non PNS Kota Tidore Kepulauan, melalui rilisnya yang diterima media SibelaNews.id, Jum’at, (10/12/2021), menuturkan bahwa hingga saat ini guru ngaji belum mendapat perhatian Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

“Guru ngaji itu garda terdepan dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur’an. Mereka harusnya mendapat perhatian pemerintah. Badan syara masjid saja diperhatikan melalui insentif kesejahteraan, guru ngaji sebaiknya juga ikut diperhatikan,” ungkap perempuan yang biasa disapa Ate ini.

Menurut Ate, beberapa guru ngaji yang dijumpainya, sering tidak maksimal dalam proses kegiatan belajar mengajar, hal ini karena mereka harus membagi waktu kesibukan lainnya.

“Ada beberapa dari mereka bekerja jadi pengajar di TPQ seadanya. Proses belajar mengajar juga sering tidak maksimal. Jika sudah kelelahan seharian aktivitas, sering kegiatan belajar mengajar ini diliburkan. Jika kesejahteraan mereka diperhatikan pemerintah, waktu untuk mengurusi anak-anak akan lebih banyak,” ungkap Ate.

Di Tidore sendiri ada ratusan TPQ serta kelompok-kelompok pengajian yang tersebar diberbagai titik, ada yang sudah terdaftar resmi ke instansi terkait, ada pula berjalan tapi belum terdaftar ke instansi terkait.

Banyaknya TPQ serta kelompok-kelompok pengajian ini, tentu menjadi hal yang baik untuk terwujudnya program pemerintah dibidang keagamaan.

Masih menurut Ate, buta aksara Al-Qur’an di Kota Tidore Kepulauan masih sangat memprihatin, jika tidak intens ditangani, banyak anak-anak yang tidak dapat membaca Al-Qur’an. Guru ngaji merupakan garda terdepan di kampung-kampung serta sudut pelosok daerah, mereka bekerja dengan luar biasa.

“Guru ngaji itu orang yang sangat luar biasa, meskipun jasa mereka dilupakan tetapi mereka tetap hidup dengan semangat mencari ridha Allah SWT, ” tambah Ate.

Baca Juga :  Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel

Menurut Ate, banyak sekali kegiatan kegiatan literasi dengan berbagai kemasan dilakukan belakangan, namun sangat jarang dijumpai kegiatan literasi berfokus pada pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, ini menunjukan tingkatan pencapaian pemberantasan buta aksara Al-Qur’an.

“Banyak itu juga kegiatan-kegiatan literasi diramai diruang publik seperti diruang terbuka hijau, tapi jarang kita literasi yang fokusnya ke pemberantasan buta aksara Al-Qur’an. Jika kegiatan literasi juga ramai, tentu sangat baik bagi pemberantasan buta aksara Al-Qur’an”, tutupnya. (Ir/red)

Berita Terkait

Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu
Asia Hasyim Kukuhkan Pimpinan Saka Bakti Husada Halsel, Dorong Pramuka Aktif di Bidang Kesehatan
Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat
Revisi Perda BPRS Saruma Perkuat Status Perseroda dan Tata Kelola Bank Daerah
600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan
HUT ke-81 TNI di Halsel, Bupati Bassam dan Wabup Helmi Tekankan Sinergi Bersama Rakyat
Bupati Bassam Kasuba Buka FGD RDTR dan KLHS, Dorong Tata Ruang Halsel Lebih Terarah
Widi Punya Pesona Kelas Dunia, Ahmad Ukin Dorong Jadi Destinasi Ekowisata Halsel

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Tergerak Melihat Rumah Berlantai Tanah, Pramuka Peduli Halsel Gandeng BAZNAS Bantu Keluarga Tidak Mampu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:56 WITA

Asia Hasyim Kukuhkan Pimpinan Saka Bakti Husada Halsel, Dorong Pramuka Aktif di Bidang Kesehatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Asia Hasjim Dikukuhkan Jadi Mabisaka Bakti Husada, Kak Kwarcab Rifa’at Dorong Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:16 WITA

Revisi Perda BPRS Saruma Perkuat Status Perseroda dan Tata Kelola Bank Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:26 WITA

600 Prajurit Siap Jaga Halsel, Danyonif TP 867: Kami Beri Kepastian Keamanan

Berita Terbaru