HALUT, SibelaNews.id – Pasca sholat idul adha Dr. H. Muhammad Kasuba MA, meletakan batu pertama masjid Ussisa Al At-Taqwa Desa Dodowo, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Pada Minggu (10/07/2022).
Peletakan batu pertama masjid Ussisa Al At-Taqwa yang di hadiri Dr. H. Muhammad Kasuba yang didampingi Istri, camat, kepala-kepala desa di kecamatan Galela Utara dan semua unsur masyarakat sehingga kegiatan tersebut ramai dan lancar.
Dalam sambutnya Dr. H. Muhammad Kasuba, MA sebagai ketua badan pembinaan wilayah (BPW) Indonesia Timur DPP PKS menyampaikan bahwa nama masjid yang sepakati itu adalah nama yang paling cantik, belum ditemukan di saat kami melaksanakan sholat. “Disaat saya keluar daerah dan selalu mampir untuk melaksanakan sholat belum mendapatkan nama masjid sebagus dan seindah ini yang ada di desa Dodowo”,ucap MK nama yang biasa sapa.
Membangun masjid ini bukan bermegah-megah secara fisik, memakmurkan fisiknya, tetapi masjid ini persis sama dengan namanya yang dibangun berasaskan taqwa karena yang membangun masjid ini adalah orang-orang yang memakmurkan masjid, cinta masjid mereka yang sudah terbiasa dengan masjid.
“Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadisnya diantara tujuh golongan yang Allah akan lindungi nantinya, tujuh golongan yang Allah lindungi salah satunya adalah seseorang yang hatinya rindu dengan masjid”ungkapnya.

Kata ustadz MK bahwa masjid Ussisa Al At-Taqwa Desa Dodowo ini lengkap karena sesuai firman Allah disinilah tempat kita bangun masjid ini dengan megah akan makmur dengan jamaah, jadi desa ini adalah salah satu desa yang menjadi markas dakwah.
“Nama masjidnya bagus yang mamakmurkan juga suda dan akan bagus, saya yakin masjid Ussisa Al At-Taqwa Desa Dodowo kita bisa bangung secepatnya, karena ada dua asas yang bagitu kuat akan meyakinkan kita semangat membangun, semoga dua tahun masjid Ussisa Al At-Taqwa Desa Dodowo akan selesai”,imbuhnya.
Dr. H. Muhammad Kasuba juga mengajak jangan segan-segan bersedekah untuk pembangunan masjid ini, berapa saja, tidak perlu menghitung kecil besar bantuanya. Yang kita rasakan ikhlasnya jika kita memberikan bantuan, karena masjid salah satu amal jariyah yang akan mengalir terus pahalanya, kepada kita disaat kita sudah meninggal dunia.
Ustadz MK juga sampaikan bahwa, pertemuan ini juga bagian dari silahturahmi antara kita, antara keluarga besar ini. “Keluarga besar disini ada dua keluarga antara Muslim dan Nasrani hal ini sangat luar biasa, kita tetap rukun damai, saling menjaga dan membantu disaat kita lagi mendapatkan musibah”,tutup Dr. H. Muhammad Kasuba, MA (alif/red).
















