HALSEL, sibelanews.id – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba melaksanakan sholat Jum’at berjamaah di Masjid Sultan Bacan, pada Jum’at (18/08/2023).
Dalam Tausiyahnya, Wakil Bupati Halsel menyampaikan bahwa, bulan ini menjadi bulan sangat indah dan penuh berkah, secara kalender hijriah, sekarang masih di bulan Muharram, salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, dan secara kalender Masehi, kita di bulan Agustus, yang juga bulan mulia bagi bangsa Indonesia, karena di dalamnya terdapat hari ulang tahun kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan.
“Kita sebagai muslim Indonesia khusunya di Halsel wajib mensyukuri nikmat tersebut dengan cara mengisi kemerdekaan hal-hal baik yang mengandung ibadah, serta tidak mengisi dengan kemungkaran dan penuh maksiat”,ucapnya.
Kata Wabup, perjuangan mereka lakukan bersama berbagai elemen bangsa lain yang tidak hanya beda suku dan daerah tapi juga agama dan kepercayaan. Sebab, kemerdekaan memang menjadi persoalan manusia secara keseluruhan, bukan cuma golongan tertentu. Islam mengakuinya sebagai nilai yang universal.
Wakil Bupati juga menjelaskan mengisi kemerdekaan selama ini dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Menjalankan syariat secara tenang adalah anugerah yang besar di tengah sebagian saudara-saudara kita di belahan dunia lain berjuang mencari kedamaian. Umat Islam Indonesia harus mensyukurinya dengan senantiasa mendekatkan diri kepada sang khaliq dan berbuat baik kepada sesama.
“Perlombaan yang paling bagus di momen ini adalah perlombaan menuju paling menjadi pribadi paling takwa karena di situlah kemuliaan dapat diraih”,jelasnya.
Orang nomor dua di Halsel itu menyampaikan mencintai negeri ini dengan memperhatikan berbagai kemaslahatan dan kemudharatan bagi eksistensinya. Segala upaya yang memberikan manfaat bagi rakyat luas kita dukung, sementara yang merugikan masyarakat banyak kita tolak. Dukungan terhadap kemaslahatan publik bisa dimulai dari diri sendiri yang berpartisipasi terhadap proses kemajuan di masyarakat, andil bergotong royong, atau patuh terhadap peraturan yang berlaku.
“Cara pertama yang bisa dilakukan untuk menyambut hari kemerdekaan ini adalah mensyukuri secara sungguh-sungguh dan sepenuh hati atas anugerah keamanan atas Agama dan Negara kita dari belenggu penjajahan yang menyengsarakan”,ujarnya.
“Semoga Allah subhânahu wata‘âlâ senantiasa menjaga negara dan agama kita dari malapetaka hingga bisa kita wariskan ke generasi-generasi berkutnya”,lanjutnya (Red/Alif).
















