HALSEL — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 dengan penuh semangat melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Selatan.
Peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Anak Indonesia Bersaudara, Anak Hebat, Indonesia Kuat, Indonesia Hebat,” sebagai pengingat pentingnya kebahagiaan dan perlindungan anak dalam pembangunan bangsa.
Pelaksanaan kegiatan HAN dilakukan serentak pada tanggal 21–22 Juli 2025 di seluruh satuan pendidikan tingkat PAUD, SD, dan SMP yang tersebar di 30 kecamatan se-Kabupaten Halmahera Selatan.
Kesuksesan kegiatan ini tak lepas dari kolaborasi yang solid antara OPD terkait, khususnya kerja keras Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan beserta seluruh jajaran.
Kepala DP3AKB-Dikjar, Karima Nazruddin, menjelaskan bahwa seluruh sekolah turut memeriahkan HAN dengan mengadakan berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif, khususnya permainan tradisional di sekolah masing-masing.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti permainan tradisional seperti lompat tali, coklat, main bola, hingga bermain layangan yang merupakan bagian dari kearifan lokal. Selain itu, mereka juga menerima pembagian makanan bergizi, minuman sehat (shakes), serta paket perlengkapan penunjang belajar,” jelas Karima.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan kehadiran Bupati Halmahera Selatan, yang menyapa langsung siswa-siswi di SMP Negeri 6 Halsel dan SMPN Unggulan Saruma. Sementara itu, Bunda PAUD Halsel ikut terlibat aktif dengan bermain permainan tradisional bersama anak-anak PAUD dan SD di wilayah ibu kota Labuha.
Dalam upaya meningkatkan pemahaman terkait perlindungan anak, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak digelar dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Halsel. Kampanye serupa juga berlangsung di SMAN 6 Halsel yang berlokasi di Kecamatan Obi.
Tak hanya itu, DP3AKB juga menggelar Zoom Meeting “KERABAT TAMASYA” sesi 2 (Keluarga Hebat, Taman Bermain Sayang Anak) yang diikuti peserta dari seluruh Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini dipusatkan di ruang Bappelitbangda Halsel, bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Kemendagri, serta mitra lainnya.
Di sela kegiatan, juga dilaksanakan pelayanan penerbitan akta kelahiran secara langsung bagi anak-anak, sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak sipil dasar anak.
Karima menyampaikan bahwa HAN 2025 lebih difokuskan pada aksi nyata, salah satunya pelestarian budaya lokal melalui permainan tradisional, yang sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter anak.
“Permainan tradisional adalah warisan lokal yang perlu terus dilestarikan. Untuk tingkat SMA, fokus kami adalah edukasi dan kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berharap peringatan HAN 2025 menjadi momentum yang menggembirakan bagi seluruh anak, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Semoga anak-anak kita tumbuh bahagia, menjadi generasi hebat, serta mencintai budaya dan bangsanya,” tutup Karima. (Red)
(Alif)
















