HALSEL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Kesehatan resmi meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) pada Senin, 19 Mei 2025, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Labuha. Program ini merupakan tonggak penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, hadir langsung untuk meresmikan peluncuran UHC tersebut. Acara juga dihadiri oleh Forkopimda, para kepala OPD, camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta unsur masyarakat dari berbagai wilayah.
Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasjim, menyampaikan bahwa peluncuran UHC ini merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait kepesertaan BPJS Kesehatan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan UHC tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah sejak tahun 2024.
“Dengan peluncuran ini, kita memastikan masyarakat mengetahui bahwa mulai sekarang mereka bisa mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah. UHC ini terwujud berkat dukungan anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan sejak 2024 hingga 2025,” kata Asia Hasjim.
Ia juga menyampaikan bahwa Halmahera Selatan telah mencapai cakupan UHC sebesar 90% pada 1 Mei 2025. Atas capaian tersebut, Asia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Halsel, Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya program ini.

“Semoga ke depan, pelayanan Dinas Kesehatan terus berkontribusi positif dalam mendukung keberlanjutan UHC di Kabupaten Halmahera Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate, dr. Meryta Oktaviane Rondonuwu, juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, terutama kepada Bupati Bassam Kasuba, dalam menjamin keberlangsungan program ini.
“Kerja sama kita sudah terjalin sejak beberapa tahun. Pemerintah daerah telah menanggung pembiayaan masyarakat, dan Bupati menunjukkan komitmen kuat sejak tahun 2024. Tahun ini pun anggaran disiapkan kembali untuk menjamin keberlanjutan UHC,” jelas dr. Meryta.
Ia juga menyoroti semangat tinggi Kepala Dinas Kesehatan Halsel dalam memastikan program ini berjalan optimal.
“Saat ini masyarakat tidak lagi direpotkan dengan biaya saat sakit. Lewat UHC, mereka dijamin penuh, sehingga tidak ada lagi rasa khawatir untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tutupnya.
Dengan peluncuran UHC ini, Halmahera Selatan bergabung dengan daerah-daerah di Indonesia yang telah mencapai cakupan jaminan kesehatan semesta. Program ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam peningkatan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Halsel.
(alif)
















