HALSEL, MALUKU UTARA – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Selatan, Idris Ali, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Simposium Perikanan dan Kelautan Halmahera Selatan.
Kegiatan bertema “Blue Economy, Blue Future, Nelayan Merah Putih, Pengelolaan Pesisir dan Laut untuk Pembangunan Agromaritim Berkelanjutan” ini digelar di Aula Kantor Bupati, Jumat (10/4/2026).
Menurut Idris Ali, kehadiran Rokhmin Dahuri—yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004—menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dinas Perikanan. Ia menilai, materi yang disampaikan tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menghadirkan arah kebijakan strategis bagi pengembangan sektor perikanan dan kelautan di Halmahera Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Halsel serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan simposium yang luar biasa ini. Kehadiran Prof. Rokhmin Dahuri merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, karena banyak gagasan dan masukan yang sangat bermanfaat untuk pembangunan perikanan di Halmahera Selatan,” ujar Idris Ali.
Idris juga memberikan apresiasi kepada Thamrin Ali Ibrahim yang dinilai memiliki peran penting sebagai penggagas dan promotor kegiatan. Berkat kontribusinya, simposium dapat terselenggara dengan baik, menghadirkan narasumber nasional, serta menjadi ruang diskusi strategis lintas sektor.
Lebih lanjut, Idris Ali menegaskan bahwa dukungan penuh dari Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, komitmen pimpinan daerah terhadap konsep agromaritim telah memberikan arah yang jelas bagi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program-program prioritas.
Dalam forum tersebut, Rokhmin Dahuri secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Idris Ali atas kinerjanya. Ia menilai berbagai program yang dijalankan Dinas Perikanan Halsel telah berjalan progresif dan selaras dengan visi-misi pembangunan daerah, terutama dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis kelautan yang berkelanjutan.
Apresiasi serupa juga disampaikan CEO Widi Coastal sekaligus tokoh daerah, Nazlatan Ukhra Kasuba. Ia menilai kepemimpinan Idris Ali mampu menghadirkan inovasi program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan simposium ini menjadi indikator kuat keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sektor kelautan secara terintegrasi.
Tak hanya itu, Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan juga memberikan pujian atas kapasitas dan kinerja Idris Ali dalam mengelola program-program strategis, termasuk pengusulan Kampung Nelayan Merah Putih. Keduanya menilai Dinas Perikanan telah menunjukkan kinerja yang solid dan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan agenda besar pembangunan agromaritim di Halmahera Selatan.
Idris Ali mengungkapkan bahwa Kabupaten Halmahera Selatan menjadi daerah dengan jumlah usulan kampung nelayan terbanyak di Provinsi Maluku Utara, yakni sebanyak 15 desa. Ia optimistis seluruh usulan tersebut dapat lolos, sebagaimana harapan yang disampaikan Rokhmin Dahuri dalam simposium tersebut.
Dengan dukungan anggaran hingga Rp23 miliar per desa yang disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan, Idris menegaskan bahwa hasil simposium ini akan menjadi pijakan strategis dalam memperkuat sektor perikanan.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan terus terjalin guna mewujudkan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan di Halmahera Selatan. (Slm)
Editor : alif
















