HALSEL — Rangkaian kegiatan Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Duta GenRe) Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2025 resmi ditutup pada Kamis (13/11/2025). Penutupan dilakukan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan dan berlangsung meriah dengan kehadiran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh pemuda, pendidik, serta orang tua peserta.
Pemilihan Duta GenRe menjadi salah satu program strategis pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional Kemendukbangga, khususnya pembinaan remaja, pendidikan kesehatan reproduksi, serta kampanye pencegahan pernikahan dini dan stunting. Antusiasme remaja Halsel menunjukkan kesiapan generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah melalui edukasi dan penyuluhan berbasis komunitas.
Rangkaian kegiatan PILDUGEN 2025 telah dimulai beberapa hari sebelumnya melalui seleksi administrasi, tes substansi, hingga wawancara. Dari total 40 peserta, hanya 6 finalis terbaik yang berhak tampil di babak grand final.
Para peserta dibekali berbagai materi penting, di antaranya, Kesehatan reproduksi remaja, Pencegahan stunting dan pernikahan usia anak, Perencanaan kehidupan dan karier, Public speaking dan etika komunikasi, Manajemen diri dan leadership serta Peran remaja dalam pembangunan daerah
Mereka juga mengikuti simulasi advokasi program, diskusi kelompok, penilaian kepribadian, serta uji kemampuan menjawab pertanyaan cepat.
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana selaku penyelenggara.
“Saya bangga melihat antusiasme dan kualitas remaja yang tampil dalam PILDUGEN 2025. Kalian adalah contoh remaja visioner yang memahami pentingnya perencanaan masa depan. Duta GenRe bukan hanya ikon, tetapi agen perubahan,” ujar Bupati.
Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan remaja agar mereka mampu berkontribusi dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
Acara dibuka dengan parade finalis, dilanjutkan dengan penampilan bakat seperti musik, tari, seni vokal, hingga presentasi edukatif tentang isu-isu remaja. Sesi tanya jawab bersama dewan juri menjadi bagian paling menegangkan sekaligus menentukan. Sorak penonton, dukungan keluarga, guru, dan pendamping membuat suasana semakin hidup dan penuh kebanggaan.
Clayford tampil konsisten sejak tahap seleksi. Ia dikenal memiliki artikulasi kuat, pemahaman mendalam tentang isu remaja, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan bahasa Inggris yang memukau juri. Jawaban lugas dan argumentatif menjadikannya salah satu finalis paling menonjol.
Maysaro berhasil menarik perhatian juri melalui kemampuan berbicara yang tenang, jelas, dan meyakinkan. Komitmennya terhadap edukasi remaja dan kepribadiannya yang hangat membuatnya layak dijadikan role model.
Kedua duta terpilih akan bertugas selama satu tahun sebagai representasi remaja Halsel, menjalankan berbagai program edukasi terkait, pencegahan stunting, pendewasaan usia perkawinan, aktivasi PIK-R di sekolah-sekolah dan penyuluhan di sekolah dan komunitas remaja
Mereka juga akan mewakili Kabupaten Halmahera Selatan pada Pemilihan Duta GenRe Tingkat Provinsi Maluku Utara.
Panitia mengumumkan bahwa PILDUGEN 2025 berjalan sukses dan lancar. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan, pertukaran gagasan, serta penguatan karakter remaja. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, pemberian sertifikat, hadiah uang tunai, dan ucapan selamat kepada para finalis serta pemenang. (red)
(alif)
















