Penanganan Fakir Miskin Kota Ternate, Melalui Dari Kebutuhan Dasar Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, SibelaNews.id – Kepala bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinas Sosial Kota Ternate, M Irvan Gaus mengatakan, menyangkut penanganan fakir miskin di Kota Ternate, awal itu melalui kebutuhan dasar bagi mereka yang betul-betul dikenal kategori orang miskin atau tidak mampu. Selasa, (11/08/2020).

Sekarang ini baru mulai perbaiki data dulu, supaya bantuan itu tidak lagi bermasalah. Karena setiap bantuan itu mengalir tidak tepat sasaran, tapi yang menerima hanya orang-orang itu saja. Ada beberapa kegiatan-kegiatan dari pusat yang sudah biasa dilakukan diantaranya pemberian bantuan kelompok usaha bersama, rumah tidak layak huni, dan lain-lain.

“Tapi tahun 2020 ini kegiatan kita semua telah dialihkan ke penanganan pandemi Covid-19, sehingga belum ada program-program yang memang signifikan. Sebenarnya program ini sudah lama bersumber dari APBN melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) 2019 kemarin 1 M, maka tahun ini belum ada kegiatan. Tapi rencana untuk penanganan mungkin fokus di tahun 2021”,tuturnya

Kata Dia, Jadi nanti ada pemulihan pertama yaitu kita fokus pada kebutuhan dasar warga masyarakat yang terdampak Covid. Nah kemudian untuk Program KUBE dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu sudah lama dilaksanakan. Dia juga menyebut, ketika dirinya masuk di Dinas Sosial dan menduduki jabatan di bidang PFM program ini sudah ada, tinggal dilanjutkan program-program tahun 2017 APBD yang lama. Tapi kata Kabid, perbaiki data dulu.

“Supaya kita membangun ada data yang sudah disediakan. Artinya berapa orang miskin yang terdata, dan berapa yang belum terdata. Nah itu kita hitung dulu baru kita merencanakan, sehingga benar-benar tepat sasaran. Agar ada punya tolak ukur berapa ribu orang yang ada sekarang yang sudah tertanggani dan berapa orang yang belum tertanggani, sehingga ada satu data di bidang PFM Dinas Sosial, meskipun tidak terlalu sempurna, tapi masih dalam kategori baik”,ucapnya

Baca Juga :  PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Selain itu, menyangkut Anggaran yang bersumber dari APBN dalam bentuk bantuan langsung tunai, BST, bantuan pangan Non-Tunai, PKH dan lain-lain itu setiap bulan rutin diterima oleh para penerima. Sekarang ini kata Kabid, bidang PFM di tuntut untuk bagaimana memperbaiki data supaya validasi dan ketepatan itu tepat sasaran. Tujuannya seperti itu. Jadi kita perbaiki data dulu mana orang-orang yang diluar yang seharusnya mendapatkan bantuan, tapi mereka masih diluar data kita masukkan ke dalam data, dan yang di dalam data sudah mampu ekonomi-nya kita keluarkan supaya mereka di ganti lagi, agar ketepatan sasaran.

“Karena memang bidang PFM dalam pemberian bantuan itu mengunakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan istilah tepat harga, tepat kualitas, tepat jumlah, tepat nilai, tepat sasaran, dan tepat administrasi (6T). Itu yang kita pakai dalam pemberian bantuan tersebut supaya adillah artinya tidak seadil yang di harapkan, tapi paling tidak kita meringankan untuk membantu pengeluaran ekonomi keluarga,” jelas M Irvan.

Kemudian untuk yang berhak menerima bantuan fakir miskin ini, pihak bidang PFM sesuai data bayar terakhir bantuan dari pusat itu ada 4.189 (empat ribu seratus delapan puluh sembilan). “Itu data bayar kita yang terakhir artinya ketersediaan uang dari negara Rp 4. 189 (empat ribu saratus delapan puluh sembilan),”tutupnay M Irvan (red)

Berita Terkait

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel
Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal
Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi
Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan
Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan
SIAGA SATU Tembus Panggung Nasional, Fadjri Kambey Paparkan Inovasi Penanganan Kemiskinan Terpadu Halsel di PKN II LAN RI
Jelang Mubes II, IKB Bobawa Maluku Utara Matangkan Persiapan, Ardian Ludin Ajak Warga Perkuat Persatuan
PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:16 WITA

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:07 WITA

Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:05 WITA

Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:10 WITA

Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:40 WITA

Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan

Berita Terbaru