TERNATE, MALUKU UTARA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus memperkuat konsolidasi, koordinasi, dan kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku Utara. Hal tersebut ditandai dengan pertemuan yang berlangsung di Kantor BI Perwakilan Maluku Utara, Kamis (29/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muhcsin, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halsel Dr. Daud Djubedi, Kepala Bagian Ekonomi, serta Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja. Rombongan Pemkab Halsel diterima langsung oleh Kepala BI Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Handi Susila.
Kepala BI Maluku Utara, Handi Susila, memaparkan kondisi perekonomian Halmahera Selatan yang ditinjau dari berbagai aspek, mulai dari pertumbuhan ekonomi, capaian pengendalian inflasi, hingga Elektronifikasi, Transaksi Pemerintah Daerah (E-TPD). Ia menyebutkan bahwa capaian E-TPD Halsel menempati posisi tertinggi kedua di Maluku Utara, setelah Kota Ternate.

Selain itu, Handi Susila juga menjelaskan sejumlah program Bank Indonesia yang telah dan sedang dilaksanakan di Halmahera Selatan, di antaranya festival QRIS, sosialisasi QRIS, literasi transaksi elektronik, serta penguatan transaksi keuangan digital di lingkungan pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muhcsin, melalui Kepala Disnakertrans Halsel Dr. Daud Djubedi, memaparkan profil daerah Halmahera Selatan sebagai wilayah terluas, yakni mencakup sekitar sepertiga wilayah Provinsi Maluku Utara. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memengaruhi dinamika inflasi daerah yang saat ini berada pada urutan ketiga di Maluku Utara, terutama karena ketergantungan distribusi barang antarwilayah.
Dr. Daud juga menyampaikan harapan Wakil Bupati agar Bank Indonesia dapat melihat dan mendorong lebih jauh potensi ekonomi Halmahera Selatan, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini tercatat sekitar 527 UMKM yang terdaftar di Halsel dan dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui program pembinaan BI.
“Pemerintah Daerah berharap Bank Indonesia terus bersinergi dengan Pemkab Halsel, terutama dalam pembinaan dan penguatan UMKM agar mampu naik kelas dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (tim)
Editor: alif
















